<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>Raun Sabalik</title>
		<link>http://raunsabalik.ucoz.com/</link>
		<description></description>
		<lastBuildDate>Mon, 06 Apr 2015 04:18:07 GMT</lastBuildDate>
		<generator>uCoz Web-Service</generator>
		<atom:link href="https://raunsabalik.ucoz.com/news/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
		
		<item>
			<title>Hakikat Jalan Spiritual</title>
			<description>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setiap jalan spiritual menekankan pada satu aspek tertentu dari&lt;img alt=&quot;&quot; height=&quot;144&quot; src=&quot;http://raunsabalik.ucoz.com/perjalanan_spiritual.jpg&quot; style=&quot;float: right;&quot; width=&quot;128&quot; /&gt; kebenaran.Agama Kristen pada hakikatnya mnekankan pada jalan cinta kasih.Pada orang suku Sioux unsur yang terpenting adalah pengingkaran diri..Bangsa jepang menekankan pada reinkarnasi.Sedang pada agama Islam lebih menekankan pada jalan Pengetahuan,yang membawa pada bentuk yang lebih tinggi yaitu pengetahuan yang mencerahkan.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk mengenal Kesatuan wujud dan menyadari keberdampingan dan keberkumpulan aspek &amp;ndash; aspek yang berlawanan (Transendensi/Keberjauhan dan Imanens/Keberdekatan),maka seseorang membutuhkan metode spiritual.Pada agama Islam metode yang diteladani adalah Nabi Muhammad SAW.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Metode adalah kimia spiritual.Melalui transformasi substansi jiwa berubah. Zat cair dalam gelas menjadi tem...</description>
			<content:encoded>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setiap jalan spiritual menekankan pada satu aspek tertentu dari&lt;img alt=&quot;&quot; height=&quot;144&quot; src=&quot;http://raunsabalik.ucoz.com/perjalanan_spiritual.jpg&quot; style=&quot;float: right;&quot; width=&quot;128&quot; /&gt; kebenaran.Agama Kristen pada hakikatnya mnekankan pada jalan cinta kasih.Pada orang suku Sioux unsur yang terpenting adalah pengingkaran diri..Bangsa jepang menekankan pada reinkarnasi.Sedang pada agama Islam lebih menekankan pada jalan Pengetahuan,yang membawa pada bentuk yang lebih tinggi yaitu pengetahuan yang mencerahkan.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Untuk mengenal Kesatuan wujud dan menyadari keberdampingan dan keberkumpulan aspek &amp;ndash; aspek yang berlawanan (Transendensi/Keberjauhan dan Imanens/Keberdekatan),maka seseorang membutuhkan metode spiritual.Pada agama Islam metode yang diteladani adalah Nabi Muhammad SAW.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Metode adalah kimia spiritual.Melalui transformasi substansi jiwa berubah. Zat cair dalam gelas menjadi tembus pandang sedemikian hingga wadah dan isi jadi satu.Pengetahuan tanpa amal adalah sia-sia,namun penting dipahami bahwa amal atau praktik/metode tidak pernah sama untuk setiap orang sedangkan doktrin selalu sama.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nabi adalah individu yang dalam bentuknya menampilkan dan mewujudkan semua kemungkinan kemanusiaan.Dengan kawin dan mempunyai anak,Ia mengungkapkan sifat dasar kemanusiaannya.Dengan menerima wahyu walau tidak bisa tulis baca,dia merupakan wadah tempat sifat-sifat Ketuhanan berkumpul di dalamnya.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tujauan sufisme adalah mengumpulkan semua keberagaman kedalam kesatuan,dengan totalitas wujud seseorang.Untuk dapat bergerak dari keberagaman kepada kesatuan ,pertama &amp;ndash;tama dalah dengan membunuh diri,bukan kematian biologis tetapi kematian spiritual,dimana dengan hal tersebut jiwa ditransformsaikan kembali kedunia kebendaan.Matikan dirimu sebelum mati.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pada hakikatnya gagasan Ilahi tentang nabi terakhir;Muhammad SAW,mendahului nabi pertama:Adam AS,karena suatu pemikiran dituntaskan lebih dahulu sebelum diaktualisasikan.Karena Tuhan adalah tidak terhingga,maka Pengetahuan Diri-Nya adalah bagian dari Ketidak Terhinggan-Nya.Menjadi tak terhingga dan mutlak.yang memuat segala kemungkinan.Tujuan pengetahuan adalah Diri,karena Diri adalah Tuhan yang mewujud dalam bentuk.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Asal usul jiwa adalah alam spiritual.Ketika ia melekat pada raga,ia turun dari alam cahaya kealam kegelapan,gelap karena jaraknya yang jauh dari Sumber.Jika raga dengan hasratnya lebih kuat,maka jiwa menjadi berat,lebih pada kebendaan,padat dan buram.Namun jika jiwa sadar akan keterpenjaraannya maka ia akan mulai melakukan pencarian.Ia harus mampu mengangkat dan membebaskan dirinya kembali ketempat darimana ia berasal,untuk kembali keAsal-Usulnya untuk kembali menyatu dengan cahaya Kesatuan.Untuk melakukan hal tersebut dibutuhkan daya-daya spiritual dan Pengetahuan Diri.&amp;rdquo;Siapa yang ingat akan dirinya maka ia akan mengenal Tuhannya&amp;rdquo; Dari hal ini diri akan bias mengungkapkan ,dari mana,mengapa dan hendak kemana.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ibn Sina berkata,&amp;rdquo; Ketahuilah,bahwa jalan masuk yang dengannya jiwa untuk mengetahui,diawali dengan melalui jalan indera;yang dapat dilihat,diraba,didengar,dirasa,;.tanpa pengetahuan tentang hal tersebut maka pengetahuan tidak dapat kita jangkau &amp;rdquo;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tahapan untuk bangkit dimulai dengan menyadari keperiadan akan nafsu &amp;lsquo;yang&lt;br /&gt;
memerintah/Nafs amarah,tahap selanjutnya menyadari akan ketidak sempurnaan diri/Nafs Lawwamah,.dengan menyadari hal tersebut hingga mampu mencapai tahap kedamaian spiritual/Nafs Muthmainnah.,nafsu yang penuh ketenangan.kedamaian dalam keyakinan dan kepastian.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perjalanan menuju Kesatuan dimulai degan membangkitkan bahwa alam fenomenal.ini adalah selubung yang menyelubungi dan menutupi Tuhan.Kita mulai selubung tersebut,dan harus sadar bahwa selubung dan Tuhan adalah satu tersebut tidak lain adalah perwujudan nama-nama Tuhan.Ketika selubung,sebenarnya kita tidak melihat apa-apa kecuali Tuhan semata.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kita sebenarnya tiada,karena sesungguhnya Tuhanlah yang ada.&lt;br /&gt;
Tuhan adalah satu,dan tak ada satupun disisi-Nya.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Memasuki dan melaluiperjalanan spiritual,membawa seseorang pada situasi dikotomis.,karena pada saat yang bersamaan dirinya terbuka terhadap segala bahaya dan resiko selama perjalanan/pencarian.Dalam mitos tradisional bahaya ini dilukiskan sebagai setan atau iblis yang berusaha menyesatkan.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jin adalah kekuatan-kekuatan psikis alam yang muncul sebagai substansi atau zatzat yang sensible/dapat di indera serta intelijibel/dapat dipahami.&lt;br /&gt;
Manusia diciptakan dari tanah liat&lt;br /&gt;
Malaikat dari cahaya&lt;br /&gt;
Jin diciptakan dari gas tak berasap/uap.Jin boleh jadi laki-laki atau perempuan dan mereka hidupsecara kolektif/berkelompok dan punya pimpinan tertinggi.Semua aktifitas mereka berlangsung malam hari,dan jin lah yang menyebabkan rasa sakit baik fisik ataupun mental.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ibnu &amp;lsquo;Araby menggambarkan susunan alam raya yang saling berhubungan dan berkesesuaian yang mengaitkan antara makrokosmos dan mikrokosmos:&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;ldquo; Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah menciptakan tujuh langit bertingkattingkat,dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagi pelita.Dan demikian pula Dia menciptakn Ruh dalam tubuh manusia untuk memberikan cahaya kepada tubuh.,Sehingga ketika Ruh berpisah dengan tubuh/kematian,tubuh menjadi gelap,seperti bumi menjadi gelap ketika matahari tidak ada.Kemudian Dia menciptakan Akal,seperti bulan yang bersinar dalam kegelapan langit.Suatu saat bulan purnama dan suatu saat lainnya bulan sabit.Pada awalnya ia kecil,yaitu bulan baru,persis seperti inteljensi manusia yang masih rendah ketika kanak-kanak,tetapi bertambah seperti bulan menambah sinarnya hingga purnama penuh dan sesudahnya ia mulai menurun.Kemudian Dia menciptakan lima bintang(Merkurius,Venus,Yupiter,Mars,danSaturnus);maksudnyabintangbintang dengan gerak mundur yang masing-masing berkesesuaina dengan tiap tiap panca indera yaitu peraba,perasa,penglihatan,penciuman dan pendengaran.&amp;rdquo;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemudian di alam langit Dia menciptakan Singgasana dan Alas.Singgasana yang diadakan dan diciptakan-Nya adalah sesuatu yang kepadanya hati para hamba-Nya tertuju,suatu tempat yang kepadanya mereka menadahkan tangan,.Betapa Maha Tingginya Dia;-Singgasana/tempat duduk hanyalah sebutan-sebutan yang berkaitan dengan zat dan esensi-Nya.Sedangkan singgasana adalah salah satu yang diciptakan- Nya.Dia tidak melekat pada Zat-Nya,tidak menyentuhnya.Dia tidak dilahirkan dengannya dan dia tidak butuh terhadapnya.Tentang Alas,ia adalah gudang bagi rahasia-rahasia-Nya,pundit-pundi untuk mewadahi cahaya-Nya,bumi dan langit adalah tempat menyimpan semua yang berada didalam lingkaran Alas-Nya yangmaha menyebar luas.Maka Dia menciptakan rongga dada manusia sebagai&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hati yang ditetapkan-Nya sebagai singgasana.Singgasana-Nya dilangit adalah sesuatu yang diketahui,sedang Singgasana-Nya dibumi adalah penginapan,dan dengan demikian singgasan hati lebih mulia daripada Singasana langit,karena singgasana dilangit tidak cukup luas bagi-Nya,tidak sanggup memuat-Nya,tidak memahami- Nya,.Singgasana hati adalah sesuatu yang terhadapnya Dia setiap waktu dapat melihatnya,kepadanya Dia menyingkapkan diri-nya,karena Dia telah bersabda:&amp;rdquo;Langit-langit-Ku tidak cukup luas menampung-Ku,tidak pula bumi- Ku,tetapi hati hamba-Ku yang berimanlah yang dapat mewadahi-Ku&amp;rdquo;. Alas,karena didalamnya tersimpan semua pencapain dan perolehan pengetahuan.Ia berperan sebagai taman di gerbang hati dan jiwa,dengan dua pintu yang terbuka kepadanya,sehingga semua yang baik yang muncul dari hati,atau yang jahat yang muncul dari jiwa,disimpan didalam dada yang kemudian darinya bergeraklah keanggota produktif tubuh.(Ibn &amp;lsquo;Arabi,Syajarat al kawn)&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</content:encoded>
			<link>https://raunsabalik.ucoz.com/news/hakikat_jalan_spiritual/2015-04-06-89</link>
			<category>Tasawuf dan Sufisme</category>
			<dc:creator>dash</dc:creator>
			<guid>https://raunsabalik.ucoz.com/news/hakikat_jalan_spiritual/2015-04-06-89</guid>
			<pubDate>Mon, 06 Apr 2015 04:18:07 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>SEJARAH ISLAM</title>
			<description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Bangsa Arab adalah Turunan Samiah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Asal usul mereka pada 2 (dua) cabang keturunan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;ol&gt;
 &lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Keturunan Khatan,&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Datang dari timur sungai Efrat,lalu berdiam di Yaman.Diantaranya kerajaan mereka adalah kerajaan Saba&amp;rsquo;a,yang tersebur dalam Kitab Al Quran dan Taurat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
 &lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot; value=&quot;2&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Keturunan &amp;rsquo;Adnan.,&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Berdiam di Mekah dan sekitarnya,daripada mereka inilah lahir&amp;nbsp; keturunan kaum Quraisy.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; height=&quot;154&quot; src=&quot;https://raunsabalik.ucoz.com/islam.jpeg&quot; style=&quot;float: left;&quot; width=&quot;223&quot; /&gt;Sebahagian bangsa Arab menyembah berhala,360 berhala terdapat di sekitar Kabah.Pada Abad 4 Masehi,masuklah agama Nasrani ke tanah Arab melalui Syria da...</description>
			<content:encoded>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Bangsa Arab adalah Turunan Samiah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Asal usul mereka pada 2 (dua) cabang keturunan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;ol&gt;
 &lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Keturunan Khatan,&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Datang dari timur sungai Efrat,lalu berdiam di Yaman.Diantaranya kerajaan mereka adalah kerajaan Saba&amp;rsquo;a,yang tersebur dalam Kitab Al Quran dan Taurat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
 &lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot; value=&quot;2&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Keturunan &amp;rsquo;Adnan.,&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Berdiam di Mekah dan sekitarnya,daripada mereka inilah lahir&amp;nbsp; keturunan kaum Quraisy.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; height=&quot;154&quot; src=&quot;https://raunsabalik.ucoz.com/islam.jpeg&quot; style=&quot;float: left;&quot; width=&quot;223&quot; /&gt;Sebahagian bangsa Arab menyembah berhala,360 berhala terdapat di sekitar Kabah.Pada Abad 4 Masehi,masuklah agama Nasrani ke tanah Arab melalui Syria dan Yaman.Tiada lama sebelum agama Islam lahirlah dalam masyarakat Arab beberapa cendekia yang berusaha melepaskan bangsa Arab dari berhala.diantaranya adalah Umaiyah bin Abi Shalt,Waraqah bin Naufal,Qus bin Saidah.Mereka meyakin adanya Tuhan Yang Maha Esa dan dtangnya hari berbangkit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Pada 20 Juli 571 Masehi,lahirlah Nabi Muhammad SAW.Ayahnya bernama Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdul Manaf bin Qusay,dari kabilah Quraisy.Ibunya bernama Aminah bin Wahab bin Abdul Manaf juga dari keturunan Quraisy.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Ayahnya beliau sebelum lahir dan ibunda juga wafat disaat beliau berumur sekitar 6 (enam) tahun.Beliau dipelihara kemudian oleh Abdul Muthalib,seorang pemimpinj Quraisy,namun pada usia beliau 9 (sembilan) tahun,Abdul Muthalib meninggal dunia.Kemudian beliau dipelihara dan dibesarkan oleh paman beliau yakni Abu Thalib.Saat kecil beliau bekerja sebagai penggembala domba di Mekah, dan sesudahnya berniaga &amp;nbsp;ke negeri Syam (Syria).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Dalam perniagaannya,beliau berkenalan dengan Khadijah,seorang janda dari bangsawan mekah,anak perempuan dari Khuwalid.Beliau karena ketekunan dan kejujurannya di beri modak perniagaan,dan akhirnya menikah dengan Khadijah pada saat umur beliau menginjak 25 (dua puluh lima ) tahun dan Khadijah berusia 40 (empat puluh ) tahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Semenjak kecil Junjungan nabi Muhammad tidak pernah melakukan perbuatan rendah kaum Mekah yang menyembah berhala,dan lebih suka menyendiri di sebuah gua,yang terletak di luar kota Mekah yaitu Gua Hira&amp;rsquo;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Suatu ketika disaat beliau sedang bersemedi di Gua Hira&amp;rsquo;,turnlah malaikat Jibril menyampaikan wahyu pertama.&amp;rdquo;Iqra&amp;rdquo; (bacalah),beliaupun menjawab,&amp;rdquo;Ma ana biqari&amp;rdquo;(Aku tidak bisa membaca).Malaikat Jibril mengulang dengan perkataan &amp;rdquo;Iqra&amp;rdquo; dan kembali di jawab oleh Nabi &amp;rdquo;Ma ana biqari&amp;rdquo;.Kemudian Malaikat Jibril melanjutkan,&amp;rdquo;Iqra bismikallazi khalaq,khalaqal insana min alaq,Iqra marabbukal akram,Allazi &amp;rsquo;allana bil qalam,&amp;rsquo;Alam insana malam ya&amp;rsquo;lam&amp;rdquo;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;BEBERAPA lamanya wahyu itu terputus,hingga turun wahyu kedua untuk menyeru agar Baginda mengajak umat manusia kepada Islam.&amp;rdquo;Ya ayyuhal mudatsir,Qum fanzir&amp;rdquo;.(Hai orang yang berselimut,bangun dan mengajarlah&amp;rdquo;.Mulailah saat itu nabni Muhammad menyeru manusia agar bertuhid kepada Allah dan menganut dan memeluk Islam sebagai agama yang benar. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Pada mulai pertama,seruan beliau di ikuti oleh kerabat dekat beliau saja seperti Khadijah,istri beliau dan paman beliau yaitu Ali bin AbiThalib,selanjutnya di ikuti kemudian oleh beberapa orang pemimpin Quraisy,Abu Bakar,Usman bin Affan,Zubair bin Awwam,Saadbin Abi Waqas serta Abdurrahman bin Auf.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Hal ini menimbulkan kebencian oleh kaum Quraisy dikarena berhala adalah sumber pencaharaian kekayaan mereka,mereka berusaha menganiaya dan akan membunuh Nabi Muhammad SAW,diantara mereka terdapat paman belaiu sendiri yaitu Abu Lahab.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Tatkala aniaya kaum Quraisy makin besar,hijrahlah pengikut beliau atas anjuran Nabi Muhammad SAW ke negeri Harsyi (Ethiopia)Mereka hijrah sekitar 100 orang dan tak lama kemudian kembali ke Mekah.Ini adalah Hirah Pertama dalam penyebaran Islam.Adapun Hirah Kedua dilakukan karena Baginda nabi telah &amp;rdquo;kehilangan&amp;rdquo; istri beliau yaitu Siti Khadijah dan paman beliau Abu Thalib karena meninggal dunia.dengan didahului oleh sahabat-sahabat,beliau hijrah ke negeri Yastrib.Tatkala kaum Quraisy mengetahui hal ini,mereka berusaha menghalangi dan akan membunuh beliau,namun atas pertolongan Allah SWT,beliau dengan Abu Bakar selamat dan dapat keluar dari kota Mekah hingga ke Yastrib,sedang Ali bin Abi Thalib di tinggalkan di tempat tidur beliau sendiri.Sejak itu kota Yastrib dinamai &amp;rdquo;Madinatul Rasul&amp;rdquo; (Madinah / Kota Rasul),sedang hari hijrah tersebut (16 Juli 622 M) dinamai Tahun Hijrah.Yang pertama menetapkan Tahun Hijrah ini adalah Khalifah Umar bin Khatab.Para sahabat yang datang dari Mekah disebut Muhajirin,sedang kaum yang menyambut beliau di Madinah di sebut Kaum Anshar (penolong).Dari sinilah nabi Muhammad mulai mengatur kota Madinah hingga Islam pun berkembang dengan sangat pesat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Akan hal perkembangan Islam yang sangat pesat ini menimbulkan kebencian yang amat sangat pada kaum Quraisy,dan karena nya mereka manghalangi umat Islam melaksanakan ibadah haji ke Baitul Haram.Nabi kemudian memutuskan untuk merintangi perniagaan orang Quraisy ke negeri Syam (Syria),guna melemahkan kekuatan mereka,hingga terjadi pertempuran antara umat Islam dengan kaum Quraisy yang terkenal dengan nama Perang Badr.Jumlah umat Islam hanya 300 orang sedang kaum Quraisy berjumlah 1000 orang.namun dengan pertolongan Allah SWT unat islam memperoleh kemenangan.Syuhada yang gugur hanya berjumlah 14 orang sedang kaum Quraisy yang tewas berjumlah 70 orang,yang mana pada pertempuran ini kaum Quraisy dipimpin oleh Abu Sofyan.Pertempuran ini terjadi pada bulan Ramadhan pada tahun kedua Hijrah.Daerah Badr terletak antara Mekah dan Madinah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Untuk membalas kekalahan dalam perang badr ini,pada tahun ketiga&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;https://raunsabalik.ucoz.com/islam2.jpeg&quot; style=&quot;float: right; width: 325px; height: 155px;&quot; /&gt; hijrah,sebanyak 3000 orang musyrik menyerang umat islam yang mana saat pertempuran ini hanya berjumlah 700 orang.Peperangan ini terjadi di bukit &amp;rdquo;Uhud&amp;rdquo;,sebelah timur kota Madinah.Peperangan ini terkenak dengan nama &amp;rdquo;Perang Uhud&amp;rdquo;.Pada permulaan laskar Islam memperoleh kemenangan,namun karena diantara mereka banyak yang melanggar aturan perang yang di tetapkan oleh Nabi Muhammad SAW,akhir laskar islam mengalami kekalahan.Tentara islam gugur sebanyak 70 orang,diantaranya Saidina Hamzah,yang masih terhitung paman Nabi sendiri,saat perang inipun Baginda nabi Muhammad SAW mengalami luka luka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Dipihak orang Quraisy pun banyak yang gugur namu mereka puas karena kekalahan mereka pada Perang Bdr terbalaskan.hal ini menimbulkan semangat pada laskar Quraisy,hingga kemudian mereka merencanakan penyerangan berikutnya terhadap kaum muslim.Dengan dibantu oleh sekutu orang-orang Yahudi yang ada di Mekah,orang yahudi menyiapkan pasukan hingga berjumlah sekitar 10.000 orang untuk nmemusnahkan kaum muslimin.Mengantisipasi hal ini laskar islam membuat pertahan dengan menggali lobang atau parit (Khandaq) di sekeliling kota Madinah dan disanalah mareka bertahan.Kaum musyrik yang hendak menyerang laskar Islam mengepung kota Madinah hingga berhari hari lamanya hingga timbul perseteruan antara kaum Quraisy dengan sekutu &amp;ndash;sekutu Quraisy sendiri,akhirnya mereka memutuskan kembali ke Mekah dengan kecewa dan laskar Islam memperoleh kemenangan tanpa peperangan.Perang ini terkenal dengan nama &amp;rdquo;Perang Khandaq&amp;rdquo; atau Perang Parit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Pada tahun ke 6 tahun Hijrah,nabi membawa 1400 umat Islam untuk melakukan Umrah ke Mekah.Dalam perjalanan mereka bertemu dengan barisan orang-orang Quraisy,karena orang Quraisy takut akan pembalasan kaum Muslimin,mereka meminta perdamaian,hingga terjadilah &amp;rdquo;Perdamaian Hudaibiyah&amp;rdquo;,yaitu tidak akan melakukan penyeranganb pada kedua belah pihak dalam masa 10 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Dalam masa Perjanjian Hudaibiyah ini,dipergunakan oleh baginda nabi Muhammad SAW untuk mensyiarkan agama Islam dengan sebaik baiknya,diantaranya mengirim surat-surat dan utusan kepada Amir-Amir di Arab,kepada Heraclius sebagai Kaisar di Roma Timur,kepada Mukaukis sebagai Gubernur Roma Timur,kepada Kisra persia dan Negus Ethiopia.Seruan ini ada yang disambut dengan baik dan ada pula yang dicemoohkan,seperti oleh kaum Persia (Khosru II).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Nabi pun mengirim utusan kepada kabilah arab yang beragama nasrani yang berdiam di dekat batas Syria byang takluk di bawah kekuasaan Roma untuk memeluk agama Islam,tapi malang utusan beliau mati dib bunuh,oleh karena hal ini pada tahun 8 Hijrah,nabi mengutus pasukan Islam sbanyak 3000 orang dibawah pimpinan Zaid bin Haritsah,dan terjadi pertempuran dengan pasukan Heraclius yang terdiri dari bangsa Roma dan arab di desa Muktah,dekat perbatasan Syria.Dalam pertempuran ini Zaid bin Haritsah gugur dan posisi nya digantikan oleh Abdulah bin Rawahah dan Ja&amp;rsquo;far bin Abi Thalib.Kedua syuhada inipun gugur dan pimpinan dipercayakan kepada Khalid bin Walid yang terkenaldengan gelar &amp;rdquo;Saifullah&amp;rdquo; atau Pedang Tuhan.Karena jumlah lawan yang begitu banyak,Khalid bin Walid memerintahkan pasukannya mundur dengan teratur dan kembali ke Madinah.Perang ini terkenal dengan nama &amp;rdquo;Perang Muktah&amp;rdquo;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Pada tahun ke 6 Hijrah,banyak warga mekah telah banyak melanggar Perjanjian Hudaibiyah.Mereka menyerang kabilah-kabilah yang bersahabat dengan&amp;nbsp; umat Islam,dan para kabilah inipun akhirnya meminta bantuan kepada Nabi.Atas hal ini pada tahun 8 Hijrah,Nabi dengan 12000 pasukan umat Islam menuju Mekah.mengetahui kedatangan laskar islam ini,para pemimpin Quraisy di bawah pimpinan Abu Sofyan menyerahkan diri.penyerahan diri ini diterima oleh Umat Islam yang mulai memenuhi kota Mekah.Nabi menyuruh menghancurkan berhala-berhala disekeliling Ka&amp;rsquo;bah seraya mengucapkan,&amp;rdquo;&lt;strong&gt;katakanlah,telah datang yang benar dan telah musnah yang batil&amp;rdquo;&lt;/strong&gt;.Diantara yang menyebabkan mudahnya penaklukan Mekah adalah karena masuk Islamnya Khalid bin Walid,Amr bin Ash, dua orang panglima Arab yang tersohor.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Tahun ke 9 Hijrah,tersiar khabar bangsa Roma telah bersiap di perbatasan palestina untuk menyerang umat Islam.Untuk menghadapi hal ini Nabi menyerukan Jihad kepada umat Islam.Beliau kemudian membawa angkatan perang menuju Syam (Syiria),berhenti di &amp;rdquo;Tabuk&amp;rdquo; beberapa hari serta menjalin persahabatan dengan penduduk disana.berdatangan juga utusan dari &amp;rdquo;Aylah&amp;rdquo;(Pesisir Laut Khaizum),juga utusanutusan lainnya.Sementara itu Khalid bin Walid membawa sebahagian pasukan Islam ke &amp;rdquo;Daumatul Jandal&amp;rdquo; dan menaklukkan daerah itu.Kemudian Nabi dan pasukan kembali ke Madinah,dan Perang Tabuk adalah perang terakhir di zaman Nabi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Tahun 10 Hijrah,nabi beserta 100.000 kaum muslimin melaksanakan ibadah haji.dekat bukit Arafah beliau berkhotbah dan ketika itu turunlah wahyu.&amp;rdquo;Alyauma akmaltu lakum dinakum wa atmamtu &amp;rsquo;alaikum ni&amp;rsquo;mati waradhitu lakumul islamadina&amp;rdquo;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Artinya.&amp;rdquo;hari ini telah Kusempurnakan bagimu agamamu,dan telah Kami cukupkan nikmat Kami atasmu dan kami nyatakan keridhaan Kami bagimu,Islam jadi agamamu&amp;rdquo;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Haji ini dinamakan &amp;rdquo;Haji Wada&amp;rsquo;,atau haji terakhir karena ini adalah terakhir baginda Nabi Muhammad SAW melaksanakan ibadah haji.Sekitar 3 bulan setelah Haji Wada&amp;rsquo;,pada hari Senen,13 Rabiul Awal Tahun Hijrah (8 Juli 632 M),Rasulullah kembali keharibaan Allah SWT dalam usia 63 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Tambahan;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;&lt;u&gt;Alkhulafaur Rasyidin&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;1. Abu Bakar Siddik&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ( 11-13 H&amp;nbsp; / 632-634 M )&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;2. Umar bin Khatab&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ( 13-23 H&amp;nbsp; / 634-644 M )&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;3. Usman bin Affan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ( 23- 35 H / 644-656 M )&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;4. Ali bin Abi Thalib&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ( 35-49 H&amp;nbsp; / 656-661 M )&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size:11px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Dari berbagai sumber&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
			<link>https://raunsabalik.ucoz.com/news/sejarah_islam/2014-06-04-88</link>
			<category>Tasawuf dan Sufisme</category>
			<dc:creator>dash</dc:creator>
			<guid>https://raunsabalik.ucoz.com/news/sejarah_islam/2014-06-04-88</guid>
			<pubDate>Wed, 04 Jun 2014 14:53:45 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>ASAL MULA KEJADIAN ALAM</title>
			<description>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;em&gt;Dalam postingan tulisan ini akan ditemui kata-kata yang hanya dengan huruf titik-titik (..... ),bukan maksud penulis menyembunyika,namun karena sesuatu hal yang dikarenakan tidak boleh di sebutkan kecuali kepada mereka yang benar benar ingin mengetahuinya dan mendalami makrifat,karena penulis khawatir nantinya akan menimbulkan persepsi atau pengertian yang berbeda.Penulis mohon maaf karena hal tersebut harus dilakukan,namun bagi mereka yang ingin mengetahui kata-kata pada huruf titik-titik tersebut mungkin bisa bertanya kepada mereka yang telah mempelajarinya atau guru-guru makrifat yang ada..//hormat penulis&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Asal Mula Kejadian&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Waktu itu alam masih bernama &quot; ................. &quot;,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;fo...</description>
			<content:encoded>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;em&gt;Dalam postingan tulisan ini akan ditemui kata-kata yang hanya dengan huruf titik-titik (..... ),bukan maksud penulis menyembunyika,namun karena sesuatu hal yang dikarenakan tidak boleh di sebutkan kecuali kepada mereka yang benar benar ingin mengetahuinya dan mendalami makrifat,karena penulis khawatir nantinya akan menimbulkan persepsi atau pengertian yang berbeda.Penulis mohon maaf karena hal tersebut harus dilakukan,namun bagi mereka yang ingin mengetahui kata-kata pada huruf titik-titik tersebut mungkin bisa bertanya kepada mereka yang telah mempelajarinya atau guru-guru makrifat yang ada..//hormat penulis&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Asal Mula Kejadian&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Waktu itu alam masih bernama &quot; ................. &quot;,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Tuhan masih bernama &quot; .............................. &quot;.Alam dimana tiada satupun yang ujud selain Dia.Disaat itu,maka tafakurlah Dia kepada Dia,kepada diri sendiri,maka terbitlah rindu dan kasih sayang untuk menjadikan alam selain diriNya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Turun dengan kata &quot; ........ &quot;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;maka terbitlah Nur,maka di ucapkanlah kata &quot;.................................. &quot;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Disitu alam bernama Alam Taufik (alam petunjuk),Nur bernama Sifat,Tuhan bernama Dzat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Maka berkatalah Dzat tadi kepada Sifat,&quot;Alastu bi rabbikum&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;dan dijawab oleh Sifat &quot;Qalu Bala&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Maka diperintahlah Sifat tadi oleh Dzat,&quot;Anta Rabbuna (Engkau sembahlah Aku).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Bertanya Sifat kepada Dzat,&quot;...................... ........................&quot;,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Berkata Dzat kepada Sifat.&quot;Jika engkau tak percaya .......................................... ,bersembunyilah Engkau&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Maka bersembunyilah Sifat .Lalu dengan kata &quot;Kun&quot;,ditangkaplah Sifat tadi oleh Dzat,maka terangkatlah Sifat tadi dengan kalimah Min,namun sifat belum percaya dan bersembunyi kembali,di tangkap kembali oleh Dzat dengan kata &quot;Kun&quot;,maka terangkatlah Sifat tadi dengan kulimah Ha,Sembunyi lagi,kemudian ditangkap lagi dan terangkat dengan kulimah Min (Min kedua),sembunyi lagi namun di tangkap lagi dan terangkat dengan kulimah Dal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Setelah bersembunyi sebanyak 4 (Empat) kali dan terangkat dengan kulimah Min Ha Min Dal,meminta ampunlah Sifat tadi kepada Dzat dengan mengucap &quot;Astaghfirullahil&apos;aziim&quot; sebanyak 3 (tiga) kali dan di iringi dengan ucapan &quot;Asyhaduallailahailallah&quot;dan di balas oleh Dzat&amp;nbsp; &quot;Asyhaduanna Muhammad Rasulullah&quot;.Maka berobahlah Nama Dzati menjadi ,&quot;Allah&quot;,dan Sifat bernama &quot;Muhammad&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Timbul saat itu kehendak Muhammad kepada Allah,agar Allah bersembunyi dan Muhammad yang mencari.Allah berkata,&quot;jika Aku yang bersembunyi,tak akan berjumpa olehmu,kecuali dengan perasaan dan makrifat&quot;.Dan berkata Allah lagi sebelum Dia bersembunyi,&quot;Carilah Aku olehmu sampai bersua,namun bila bersua belumlah Aku&quot;,kemudian dengan kata&quot;Kun kata Allah,Fayakun kata Muhammad&quot;,Allah menjadikan Alam,maka terjadilah alam,dari alam yang ghaib sampai alam yang zhahir,dan di bekali Muhammad dengan&quot;Ilmu&quot;,dari awal sampai akhir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Berkata Allah &quot;..... &quot;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Dijawab oleh Muhammad,&quot;............ &quot;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Berkata lagi&amp;nbsp; Allah,&quot;.............. &quot; tiada kalam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Dijawab lagi oleh Muhammad,&quot; Berpantang aku mati bersebab,kalau tak ada izin dari Allah&quot;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Berkata Allah,&quot;Guna engkau hidup aku matikan,setelah mati .............. ,Engkau ada karena Aku,Alam ini untuk engkau Muhammad,tapi dengan janji,apabila datang perintah,satu detik pun engkau tidak boleh berjanji&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Maka Ghaiblah Allah dengan kata,&quot;.........................................................................................&quot;,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Sejak saat itu,mulailah Muhammad mencari Allah dengan mengucapkan &quot;.................&quot;,sehingga sampai sekarang belum berjumpa bila di pandang secara zahir,kecuali dengan batiniah (Makrifatullah).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Berjalanlah Muhammad mencari Allah,maka berjumpalah Muhammad dengan &quot;cahaya hijau &quot;,bertanylah Muhammad ,&quot;Ya Rabbi,apakah ini&quot;.Allah berkata,&quot;Itulah yang akan menggoda umat engkau di kemudian hari&quot;.(Harta,anak,keluarga dll)&lt;br /&gt;
.Lalu berjalan lagi,sekian lama perjalanan bersua Muhammad dengan &quot;cahaya merah&quot;,Bertanya Muhammad,&quot;Ya Rabbi,apakah ini&quot;.Allah berkata,&quot;Itulah Neraka di belakang Hari&quot;.Muhammad terus berjalan&amp;nbsp; dan kembali menemui &quot;cahaya hitam&quot;,bertanya Muhammad,&quot;Ya Rabbi apakah ini&quot;.Jawab Allah,&quot;Itulah yang akan menjadi jin dan syeitan yang akan menggoda umatmu di kemudian hari&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Sesudah itu datanglah &quot;cahaya yang berbintik-bintik&quot; kepada Muhammad,dan di pegang oleh Muhammad,hingga menyebabkan lumpuh sebagian tubuh Muhammad.maka bertanya Muhammad,&quot;Ya Rabbi,apakah ini&quot;.Kemudian Allah berkata,&quot;Latarkaf La tahzan Illahi Ma&apos;na&quot;..(Jangan takut gentar dan sedih,itulah yang akan menjadi &quot;bisa&quot;dikemudian hari.Makan olehmu dengan kata,&quot;.......................................... &quot;.Dimakanlah oleh Muhammad dan kemudian sempurna kembali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Sesudah itu datanglah &quot;cahaya putih&quot; yang terang lagi menerangi,berkata Muhammad,&quot;Ya Rabbi apakah ini&quot;.Allah berkata,&quot;Itulah yang akan menjdi jalan rahmad bagi engkau di kemudian hari&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Ketahuilah,Muhammad adalah Sifat bagi Dzat,Allah Dzat bagi sfat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;Wallahu Alam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</content:encoded>
			<link>https://raunsabalik.ucoz.com/news/asal_mula_kejadian_alam/2014-04-16-87</link>
			<category>Tasawuf dan Sufisme</category>
			<dc:creator>dash</dc:creator>
			<guid>https://raunsabalik.ucoz.com/news/asal_mula_kejadian_alam/2014-04-16-87</guid>
			<pubDate>Wed, 16 Apr 2014 18:56:14 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>SYARIAT TARIKAT HAKIKAT dan MAKRIFAT</title>
			<description>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Ini
 hanyalah deskripsi yang hanya dapat di pahami secara konteks bukan dari
 apa yang tertulis.pemahaman secara teks akan menimbulkan 
perdebatan,hanya melalui perasaanlah ini dapat di pahami.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi 
yang belum memahami semoga ini tidak menimbulkan pemahaman yang keliru 
karena ungkapan ungkapan ini hanya dapat dimengerti oleh mereka yang 
telah mempelajari serta memahami... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;Syariat itu Zahir&lt;br&gt;Tarikat&amp;nbsp; itu Batin&lt;br&gt;Hakikat itu Akhir&lt;br&gt;Makrifat itu Awal&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Syariat itu Fi&apos;il&lt;br&gt;Tarikat&amp;nbsp; itu Asma&lt;br&gt;Hakikat itu Sifat&lt;br&gt;Makrifat itu zat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-siz...</description>
			<content:encoded>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Ini
 hanyalah deskripsi yang hanya dapat di pahami secara konteks bukan dari
 apa yang tertulis.pemahaman secara teks akan menimbulkan 
perdebatan,hanya melalui perasaanlah ini dapat di pahami.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi 
yang belum memahami semoga ini tidak menimbulkan pemahaman yang keliru 
karena ungkapan ungkapan ini hanya dapat dimengerti oleh mereka yang 
telah mempelajari serta memahami... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;Syariat itu Zahir&lt;br&gt;Tarikat&amp;nbsp; itu Batin&lt;br&gt;Hakikat itu Akhir&lt;br&gt;Makrifat itu Awal&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Syariat itu Fi&apos;il&lt;br&gt;Tarikat&amp;nbsp; itu Asma&lt;br&gt;Hakikat itu Sifat&lt;br&gt;Makrifat itu zat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Syariat itu dengan Lidah&lt;br&gt;Tarikat&amp;nbsp; itu dengan Hati&lt;br&gt;Hakikat itu dengan Nyawa&lt;br&gt;Makrifat itu dengan sir / rahasia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Syariat itu Syuhud&lt;br&gt;Tarikat&amp;nbsp; itu Nur&lt;br&gt;Hakikat itu Ilmu&lt;br&gt;Makrifat itu Ujud&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Syariat itu Islam&lt;br&gt;Tarikat&amp;nbsp; itu Iman&lt;br&gt;Hakikat itu Tauhid&lt;br&gt;Makrifat itu Pengakuan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Lahir dan batin&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Syariat itu Tubuh&lt;br&gt;Tarikat&amp;nbsp; itu Nyawa&lt;br&gt;Hakikat itu Rahsia&lt;br&gt;Makrifat itu Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Syariat itu Ilmu Usuluddin&lt;br&gt;Tarikat&amp;nbsp; itu Ilmu Tasaawuf&lt;br&gt;Hakikat itu Ilmu Tauhid&lt;br&gt;Makrifat itu Ilmu Usul Muftahul Ghuyyub&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Syariat itu Kulit Daging Urat Tulang&lt;br&gt;Tarikat&amp;nbsp; itu Api Angin Air Tanah&lt;br&gt;Hakikat itu Ujud Ilmu Nur Syuhud&lt;br&gt;Makrifat itu Zat Sifat Asma Fi&apos;il&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Syariat itu Awam&lt;br&gt;Tarikat&amp;nbsp; itu Khas&lt;br&gt;Hakikat itu Khas ul khas&lt;br&gt;Makrifat itu Khawas&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Syariat itu Ilmu yakin&lt;br&gt;Tarikat&amp;nbsp; itu Ainul yakin&lt;br&gt;Hakikat itu Haqqul yakin&lt;br&gt;Makrifat itu Akmal yakin&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Syariat itu Alam Isal&lt;br&gt;Tarikat&amp;nbsp; itu Alam Roh&lt;br&gt;Hakikat itu Alam malakut&lt;br&gt;Makrifat itu Alam Kudus&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Syariat itu Buih&lt;br&gt;Tarikat&amp;nbsp; itu Ombak&lt;br&gt;Hakikat itu Laut&lt;br&gt;Makrifat itu Air&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Bagi
 yang pernah mempelajari tasawwuf mungkin dapat mengerti dan 
memahami,dan ini hanyalah sekedar pengertian yang sangat mendasar,dan 
dalam ilmu tasauf atau tarikat pemahaman akan lebih terperinci,yang 
ingin mempelajari lebih mendalam dapat menghubungi penulis atau dari 
guru-guru tarikat yang terpercaya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content:encoded>
			<link>https://raunsabalik.ucoz.com/news/syariat_tarikat_hakikat_dan_makrifat/2013-11-13-86</link>
			<category>Tasawuf dan Sufisme</category>
			<dc:creator>dash</dc:creator>
			<guid>https://raunsabalik.ucoz.com/news/syariat_tarikat_hakikat_dan_makrifat/2013-11-13-86</guid>
			<pubDate>Wed, 13 Nov 2013 05:16:04 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>RANDAI CINDUA MATO</title>
			<description>&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Berdasarkan cerita (kaba) yang asli&lt;br&gt;&amp;nbsp;&quot;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;TUANKU MUDO PAGARUYUANG&lt;/i&gt;&quot;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;Di susun kembali oleh &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;Bpk.Wisran Hadi&lt;/span&gt;&lt;br&gt;Pelakon:&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;a href=&quot;http://raunsabalik.ucoz.com/news/randai_cindua_mato/2013-11-08-85&quot; title=&quot;Randai Cindua Mato&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;RANDAI CINDUA MATO&quot; src=&quot;http://raunsabalik.ucoz.com/randai_CM.jpg&quot; align=&quot;right&quot; height=&quot;134&quot; width=&quot;188&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Bundo Kanduang&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Dang Tuanku&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Cindua Mato&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Datuak Bandaharo&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;...</description>
			<content:encoded>&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Berdasarkan cerita (kaba) yang asli&lt;br&gt;&amp;nbsp;&quot;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;TUANKU MUDO PAGARUYUANG&lt;/i&gt;&quot;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;Di susun kembali oleh &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;Bpk.Wisran Hadi&lt;/span&gt;&lt;br&gt;Pelakon:&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;a href=&quot;http://raunsabalik.ucoz.com/news/randai_cindua_mato/2013-11-08-85&quot; title=&quot;Randai Cindua Mato&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;RANDAI CINDUA MATO&quot; src=&quot;http://raunsabalik.ucoz.com/randai_CM.jpg&quot; align=&quot;right&quot; height=&quot;134&quot; width=&quot;188&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Bundo Kanduang&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Dang Tuanku&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Cindua Mato&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Datuak Bandaharo&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Datuak Indomo &lt;br&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Datuak makhudum&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Tuan Khadi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Rajo Buo&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Rajo Sumpua Kuduih&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Rajo Imbang Jayo&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Dubalang Rajo Imbang Jayo&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Penyamun I,II,III&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Tukang Dendang dan Peniup Saluang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;DENDANG PEMBUKAAN&lt;/b&gt;&lt;br&gt;Ampun...ampun&lt;br&gt;Ampun baribu kali ampun&lt;br&gt;Ampun kami Bundo Kanduang &lt;br&gt;Ampun Baribu kali ampun&lt;br&gt;Takalo maso daulu&lt;br&gt;Siriah naiak junjuangan naiak&lt;br&gt;Antimun mangarang bungo&lt;br&gt;Bumi sanang padi manjadi&lt;br&gt;Manusia lah bakambangan&lt;br&gt;Sa alam Minangkabau nangko&lt;br&gt;Di sanan rajo nan batigo&lt;br&gt;Rajo Batigo Badunsanak&lt;br&gt;Nan surang rajo di Buo&lt;br&gt;Mangganggam adaik jo limbago&lt;br&gt;Banamo rajo Adaik&lt;br&gt;Surang rajo di Sumpua Kuduih&lt;br&gt;Mangganggam hukum kitab Allah&lt;br&gt;Banamo rajo Ibadaik&lt;br&gt;Nan gadang rajo parampuan&lt;br&gt;Mamutuih dinan gantiang&lt;br&gt;Duduak di Ulak Tanjuang Bungo&lt;br&gt;Di dalam nagari Pagaruyuang&lt;br&gt;Rajo sa Alam Minangkabau.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;I.RANDAI:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Puti tacinto nak ka pakan&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Ka pakan mambali suto&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Lah lamo curito dikabakan&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Kami maulang nak nyo nyato&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Sutu baragi bungo pandan&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Batabua ameh basulaman&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Kok sasek tolong dimaafkan&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Kaba lah lamo dikabakan&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;div align=&quot;left&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;RANDAI DUDUAK&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;left&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;BUNDO KANDUANG JO DANG TUANKU TAGAK&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;BUNDO KANDUANG:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Manolah anak kanduang Dang Tuanku&lt;br&gt;Jarek samato Bundo Kanduang&lt;br&gt;Hubungan nyao rangkai hati&lt;br&gt;Hulu jantuang limpo bakuruang&lt;br&gt;Alah lamo denai mandanga&lt;br&gt;Dalam nagari Sungai Tarab&lt;br&gt;Bandaro mamancang galanggang&lt;br&gt;Untuak mancari minantu&lt;br&gt;Ka jadi junjuangan dek anaknyo&lt;br&gt;Nan banamo Puti Lenggo Geni.&lt;br&gt;Kini baitu lah dek anak&lt;br&gt;Elok anak pai ka sanan&lt;br&gt;Cubo batuluak paandaian&lt;br&gt;Katokan ka bakehnyo&lt;br&gt;Katokan bana sungguah-sungguah&lt;br&gt;Jikok inyo namuah manarimo Cindua Mato&lt;br&gt;Ka jodoh dek Puti Lenggo Geni.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;DANG TUANKU:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Ampunkan sayo Bundo Kanduang&lt;br&gt;Apo nan titah dari Bundo&lt;br&gt;Dek sayo utang manyampaikan&lt;br&gt;Namun samantangpun baitu&lt;br&gt;Elok molah dipanggia Cindua Mato&lt;br&gt;Ka kawan dalam pajalanan&lt;br&gt;Cindua Mato!&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;div align=&quot;left&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;CINDUA MATO TAGAK DAN LANGSUANG MANYAMBAH&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;CINDUA MATO:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Ampun ambo Bundo Kanduang&lt;br&gt;Ampun sayo dek Tuanku&lt;br&gt;Ampun baribu kali ampun&lt;br&gt;Di bawah duli Sahi Alam&lt;br&gt;Apokoh titah nan kadijunjuang.&lt;br&gt;&lt;br&gt;BUNDO KANDUANG:&lt;br&gt;Sabab dek anak denai imbau&lt;br&gt;Denai mandanga kaba baiak&lt;br&gt;Bandaro mamancang galanggang&lt;br&gt;Manuruik pikiran hati bundo&lt;br&gt;Baiak diliek dek anak nan baduo.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;DANG TUANKU:&lt;i&gt;&lt;br&gt;Ampunlah sayo dek Bundo Kanduang&lt;br&gt;Baik itu molah dek Bundo&lt;br&gt;Molah kami bajalan lai&lt;br&gt;Antaro hari alun tenggi bana&lt;br&gt;Kutiko lai elok palangkahan&lt;br&gt;Rantau nan jauah nan ka dijalang&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;DANG TUANKU JO CINDUA MATO MANYAMBAH. &lt;br&gt;BUNDO KANDUANG KALUA DIIRINGAN DEK URANG NAN BADUO&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;II. RANDAI:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Alah bajalan Dang Tuanku&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Baduo jo Buyuang Cindua Mato&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Bundo malapeh dari anjuang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Ka galanggang Datuk Bandaro&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Dalam maso nan bak kian&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Alah untuang takadia Allah&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Cindua Mato mandanga gunjiang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Kaba nan dari urang panggaleh&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;RANDAI DUDUAK&lt;br&gt;CINDUA MATO TAGAK DAN MANYAMBAH DANG TUANKU&lt;br&gt;&lt;br&gt;CINDUA MATO;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Ampunlah tuanku, sambah sayo.&lt;br&gt;Sanang bana tuan ku kini&lt;br&gt;Basanda di banta gadang&lt;br&gt;Dia ateh kasua Manggalo&lt;br&gt;Nan ambo bialah babaliak pulang&lt;br&gt;Malu tapupuih pado kaniang&lt;br&gt;Arang tacoreng pado muko&lt;br&gt;Kito lah kanai bincano&lt;br&gt;Pitanah dari Tanjuang Sungai Ngiang&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;DANG TUANKU:&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;Manolah buyuang adiak denai&lt;br&gt;Kato talarang tu diak kanduang&lt;br&gt;Bak sibisu barasian&lt;br&gt;Bak sikuduang dapek cincin&lt;br&gt;Kato zahir manjadi batin&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;DANG TUANKU JO CINDUA MATO KALUA&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;III. RANDAI&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;Kaba baraliah hanyo lai&lt;br&gt;Sungguah dialiah sanan juo&lt;br&gt;Aliah ka Ulak Tanjuang Bungo&lt;br&gt;Ka bakeh diri Bundo Kanduang&lt;br&gt;Salamo lambek nan bak kian&lt;br&gt;Alah manjangua Bundo kanduang&lt;br&gt;Baa Kinantan pulang bataji&lt;br&gt;Sinan manitah Bundo Kanduang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;RANDAI DUDUAK&lt;/b&gt;&lt;br&gt;BUNDO KANDUANG BAGAGEH TAGAK MAIMBAU DANG TUANKU JO CINDUA MATO&lt;br&gt;&lt;br&gt;BUNDO KANDUANG;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Apokoh nan alah tajadi&lt;br&gt;Apokoh manang si Kinantan&lt;br&gt;Mako inyo pulang bataji&lt;br&gt;Apo salahnya Bandaharo&lt;br&gt;Apokoh inyo salah sambah&lt;br&gt;Apokoh inyo salah kato&lt;br&gt;Atau daulat tak badiri.&lt;br&gt;&lt;br&gt;DANG TUANKU:&lt;br&gt;Indaklah ado nan bak kian&lt;br&gt;Jiko Bundo nak tarang juo&lt;br&gt;Tanyolah pado Cindua Mato.&lt;br&gt;&lt;br&gt;CINDUA MATO; (MANYAMBAH)&lt;br&gt;Ampunlah ambo Bundo Kanduang&lt;br&gt;Ampun baribu kali ampun&lt;br&gt;Dek lai takadia Allah&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Mandanga ambo kaba baiak&lt;br&gt;Dari urang panggaleh&lt;br&gt;Nan datang dari Sungai Ngiang&lt;br&gt;Mangatokan tantang Mak Tuan Rajo Mudo&lt;br&gt;Nak mangawinkan anaknyo Puti Bungsu&lt;br&gt;Jo Rajo Imbang Jayo&lt;br&gt;Sabab mako dek baitu&lt;br&gt;Kamanakannyo Dang Tuanku&lt;br&gt;Alah mandapek panyakik puru&lt;br&gt;Alah dek tukak jo dek tekong&lt;br&gt;Lah bapondok ditapi aie&lt;br&gt;Nan sakarang kini nangko&lt;br&gt;Sananglah hati Bundo Kanduang&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;BUNDO KANDUANG:&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;Bala bana si Rajo Mudo&lt;br&gt;Adat dima nan nyo pakai&lt;br&gt;Mangawinkan urang sadang batunangan&lt;br&gt;Indak ko samande inyo jo denai&lt;br&gt;Indak ko sabapak inyo jo denai&lt;br&gt;Palupuah batang sitako&lt;br&gt;Kapeh panji tumbuah di lubang&lt;br&gt;Ditampuah sakali nangko&lt;br&gt;Nak den kanji ranah Sungai Ngiang&lt;br&gt;Manolah si buyuang Cindua Mato&lt;br&gt;Elok diguguah tabuah larangan&lt;br&gt;Nak tahu Basa Ampek Balai&lt;br&gt;Buliah datang inyo kamari&lt;br&gt;Di siko rundiang mako putuih&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;BUNDO KANDUANG KALUA&lt;br&gt;DIIRIANGKAN DEK DANG TUANKU JO CINDUA MATO&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;IV.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;RANDAI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Diguguah tabuah larangan&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Bunyi sapantun patuih tungga&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Samo jo guruah turun ujan&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Raso kaluluah bumi Allah&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Rusuahlah Basa Ampek Balai&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Inyo balari lari alang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Di Kampuang Dalam alah lah sampai&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Indak tamuek dek banyak urang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;RANDAI DUDUAK&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;DATUK BANDARO, TUAN MAKHUDUM, TUAN INDOMO JO&lt;br&gt;TUAN KADHI TAGAK.SUDAH TU BUNDO KANDUANG DATANG. SADONYOMANYAMBAH KA BUNDO KANDUANG&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;DATUK BANDARO:&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Ampunlah kami Bundo Kanduang&lt;br&gt;Ampun baribu kali ampun&lt;br&gt;Jiko dibuang kami jauah&lt;br&gt;Jiko digantuang kami tenggi&lt;br&gt;Bundo nan juo kailangan&lt;br&gt;Baa mangko babunyi tabuah larangan&lt;br&gt;Adokoh musuah datang dari lauik&lt;br&gt;Adokoh rajo nan mandugang&lt;br&gt;Di mano rando dapek malu&lt;br&gt;&lt;br&gt;BUNDO KANDUANG:&lt;br&gt;Manolah Basa Ampek Balai&lt;br&gt;Tatidua denai samalam nangko&lt;br&gt;Takalok lalu barasian&lt;br&gt;Jadi bamimpi hanyo lai.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rangkiang tujuah balirik&lt;br&gt;Salapan jo Sibayau-Bayau&lt;br&gt;Sambilan jo Sitinjau Lauik&lt;br&gt;Iyo di tangah halaman nangko&lt;br&gt;Cimpai rayo dihambuih topan&lt;br&gt;Raso taganjak batu sandi&lt;br&gt;Dikuncang garak gampo rayo&lt;br&gt;Raso mangirap panuturan&lt;br&gt;Tabang dihambuih halimbubu&lt;br&gt;Lapiak ilalang raso tabang&lt;br&gt;Bahambuih aie Sungai Bungo&lt;br&gt;Hanyuik buayan dari hulu&lt;br&gt;Mimpi sampai denai tabangun&lt;br&gt;Denai maliek kiri kanan&lt;br&gt;Satupun nan indak kaliatan&lt;br&gt;Pikie juo dek Basa nan barampek&lt;br&gt;Apokoh mimpi sabananyo?&lt;br&gt;&lt;br&gt;TUAN KHADI:&lt;br&gt;Ampun sayo Bundo Kanduang&lt;br&gt;Tidaklah dapek pado kami&lt;br&gt;Iyo takawi mimpi nantun&lt;br&gt;Indak tatenggang tabicaro&lt;br&gt;Pulang maklum pado Bundo&lt;br&gt;&lt;br&gt;BUNDO KANDUANG:&lt;br&gt;Manolah Basa Ampek Balai&lt;br&gt;Indak do ado nan bak kian&lt;br&gt;Lorong kapado kami nangko&lt;br&gt;Kami baduo bandunsanak&lt;br&gt;Nan jo si buyuang Rajo Mudo&lt;br&gt;Adat limbago tak dituruiknyo&lt;br&gt;Adokoh kito nan samalu&lt;br&gt;Lai ko kito nan sasopan&lt;br&gt;Pado iduk bacamin bangkai&lt;br&gt;Baiak lah mati bakalang tanah&lt;br&gt;&lt;br&gt;BUNDO KANDUANG KALUA.&lt;br&gt;&lt;br&gt;DATUAK BANDARO:&lt;br&gt;Bak apo dek kito nan basamo&lt;br&gt;Lorong titahnyo Bundo Kanduang&lt;br&gt;Barek nan bukan alang-alang&lt;br&gt;Bak apo dek kito ka manjawab&lt;br&gt;Bicaro kito jaanlah panjang&lt;br&gt;Apo nan titah kito junjuang.&lt;br&gt;&lt;br&gt;TUAN KHADI:&lt;br&gt;Lorong dek kito nan barampek&lt;br&gt;Jikok ado pambari Allah&lt;br&gt;Jikok kiramaik Dang Tuanku&lt;br&gt;Buliahnyo inyo pikiran baiak&lt;br&gt;Babaliak hati Bundo Kanduang&lt;br&gt;Di sinan kito bapacik&lt;br&gt;&lt;br&gt;DATUAK INDOMO:&lt;br&gt;Lorong kapado Basa Ampek Balai&lt;br&gt;Barang kamano Bundo suruah&lt;br&gt;Kito cubo mandahului&lt;br&gt;Kito tingkek kito sigi&lt;br&gt;Iyo nagari Sungai Ngiang&lt;br&gt;Nak dicubo agak sajamang&lt;br&gt;Barang nan bungkuak dimakan saruang&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;V.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;RANDAI CAPEK – INDAK PAKAI LAGU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;RANDAI DUDUAK&lt;br&gt;DANG TUANKU JO CINDUA MATO TAGAK KA TANGAH&lt;br&gt;&lt;br&gt;DANG TUANKU:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Manolah diak kanduang Cindua Mato&lt;br&gt;Kato putih rundiang lah sudah&lt;br&gt;Lah sapaham Basa Ampek Balai&lt;br&gt;Bundo nak mampacaliak an putiah hati&lt;br&gt;Pado mak tuan Rajo Mudo&lt;br&gt;Diak kanduang disuruah ka Sungai Ngiang&lt;br&gt;Mambao kabau si Binuang&lt;br&gt;Kinantan sarato jo si Gumarang&lt;br&gt;Manjalang alek Puti Bungsu&lt;br&gt;Eten di ranah Sikalawi&lt;br&gt;Namun samantangpun baitu&lt;br&gt;Nan lahie diak kanduang utusan Pagaruyuang&lt;br&gt;Mambao putiah hati dari Bundo Kanduang&lt;br&gt;Di batin diak kanduang suruhan denai&lt;br&gt;Japuik tabao Puti Bungsu&lt;br&gt;Langkah satapak jaan suruik&lt;br&gt;Pantangan anak Pagaruyuang&lt;br&gt;Jikok indak nan bak kian&lt;br&gt;Jikok adiak buang balakang&lt;br&gt;Dadak mananti ditampuruang&lt;br&gt;Sangkak batuang tampek maharam&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;CINDUA MATO:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Ampun sayo di Tuanku&lt;br&gt;Jaan ditunjuak i sayo tantang itu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Usah disabuik duo kali&lt;br&gt;Itulah pantang si buyuang nangko&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;DANG TUANKU:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Jikok adiak sampai di sanan&lt;br&gt;Nantikan molah kato putuih&lt;br&gt;Jiko urang manyuruah pulang&lt;br&gt;Jaan adiak padulikan bana&lt;br&gt;Nantikan Puti Bungsu datang&lt;br&gt;Amuah jo anggak ka datang juo&lt;br&gt;Jikok batamu jo Puti Bungsu&lt;br&gt;Ikolah jimaik suruah pakai&lt;br&gt;Latakkan di dalam sanggua&lt;br&gt;Iyo pitanggang alimunan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;DANG TUANKU MAAGIAHKAN JIMAIK UNTUAK PUTI BUNGSU.SUDAH TU DANG TUANKU MAAGIAHAN BABAGAI&lt;br&gt;SINJATO&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;DANG TUANKU:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Ikolah padang Jinawi putuih rantai&lt;br&gt;Indak buliah ditantang musuh&lt;br&gt;Kanai kileknyo mati juo&lt;br&gt;Ikolah rencong batatah mandiangin&lt;br&gt;Kaganti kapan sidakahnyo&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;CINDUA MATO:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Ampunlah sayo Dang Tuanku&lt;br&gt;Iyo ambo nan ka bajalan&lt;br&gt;Antah iduik antah kan mati&lt;br&gt;Nyawo di dalam tangan Allah&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;CINDUA MATO MANYAMBAH. DANG TUANKU KALUA DIIRIANGAN DEK CINDUA MATO.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;VI.RANDAI&lt;/b&gt;&lt;br&gt;Alah bajalan Cindua Mato&lt;br&gt;Iyo ka Ranah Sungai Ngiang&lt;br&gt;Ka rumah Tuanku Rajo Tuo&lt;br&gt;Mambao kabasaran Pagaruyuang&lt;br&gt;Salamo lambek di jalan&lt;br&gt;Gumarang balari-lari alang&lt;br&gt;Binuang mairiang di balakang&lt;br&gt;Labah jo naniang tabang babondoang&lt;br&gt;Birauari Cindua Mato&lt;br&gt;Tiok ditampuah tampek kiramaik&lt;br&gt;Dikunyah pinang pamalam&lt;br&gt;Mangucap salam suok kida&lt;br&gt;Dek lamo lambek di jalan&lt;br&gt;Tibo di Bukik Tambun Tulang&lt;br&gt;Alah manyambah Cindua Mato&lt;br&gt;Mahadok ka Pagaruyuang&lt;br&gt;Mamintak doa pado Allah&lt;br&gt;Buliah salamaik di jalan nangko&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;RANDIA DUDUAK&lt;br&gt;CINDUA MATO TIBO, LANGSUANG DIAMBEK DEK URANG PANYAMUN&lt;br&gt;&lt;br&gt;CINDUA MATO:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Manolah datuak nan disiko&lt;br&gt;Jikok ado kahandak hati&lt;br&gt;Agak capek molah katokan&lt;br&gt;Mako sabab dek baitu&lt;br&gt;Ambo nak pai ka Sungai Ngiang&lt;br&gt;Manjua kabau nan jo kudo&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Sabab nagari sadang batuah&lt;br&gt;Saudagar banyak nan kayo&lt;br&gt;&lt;br&gt;URANG PANYAMUN I;&lt;br&gt;Manolah urang mudo nan datang&lt;br&gt;Tinggakan kabau nan jo kudo&lt;br&gt;Bukak pakaian kasadonyo&lt;br&gt;Uluekan tangan baiak-baiak&lt;br&gt;Baitu nan balaku salamo nangko.&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;CINDUA MATO;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Caro dimano nan datuak pakai&lt;br&gt;Tantukan molah apo dakwaannyo&lt;br&gt;Kok indak buliah lalu di siko&lt;br&gt;Bialah nak amo babaliak pulang&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PANYAMUN II:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Jan banyak kecek waang lai, buyuang!&lt;br&gt;Jiko tak sayang di dunia nangko&lt;br&gt;Bia den balah kapalo waang tu&lt;br&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;CINDUA MATO:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Adat apo tu namonyo&lt;br&gt;Mengecek indak basantano&lt;br&gt;Sarupo urang indak baraka&lt;br&gt;Baa mangko kudo den tinggakan&lt;br&gt;Baa mangko kabau agiahan&lt;br&gt;Jikok mambali den indak kamanjua&lt;br&gt;Jikok mamintak den indak kamaagiah&lt;br&gt;Salaku satampan nangko&lt;br&gt;Angkuah-angkuahnyo nan bak iko&lt;br&gt;Bak laku urang panyamun&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PANYAMUN III:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Bunuah sajo paja nangko&lt;br&gt;Pandai pulo inyo malawan&lt;br&gt;Indak tahu inyo jo Bukik Tambun Tulang&lt;br&gt;Indak tahu jo sia inyo sadang baadok an&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;CINDUA MATO BACAKAK MALAWAN URANG PANYAMUN.&lt;br&gt;URANG PANYAMUN SAMAKIN BANYAK. CINDUA MATO INDAK BISA DIKALAHKAN. PANYAMUN BARANTI BACAKAK.&lt;br&gt;&lt;br&gt;CINDUA MATO;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Mano kalian urang panyamun&lt;br&gt;Sio sio manjariang angin&lt;br&gt;Taraso ado dapek indak&lt;br&gt;Mamintak toloang molah pado Allah.&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PANYAMUN I;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Mano kalian kasadonyo&lt;br&gt;Cari rotan nan jo manau&lt;br&gt;Buek putaran pilin tigo&lt;br&gt;Kito sauak basamo-samo&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;PANYAMUN MANYARANG CINDUA MATO JO ROTAN SARATO MANAU. TAPI CINDUA MATO INDAK TAMPAK LAI DEK MATO URANG PANYAMUN. KASUDAHANNYO, PANYAMUN BACAKAK SAMO INYO. DI TAMPEK LAIN CINDUA MATO SAROMAN MANGECEK JO SIBINUANG&lt;br&gt;&lt;br&gt;CINDUA MATO;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Manolah juo si Binuang&lt;br&gt;Iko jinihnyo untuang kito&lt;br&gt;Jaan balalai-lalai juo&lt;br&gt;Lapehkan molah naniang jo karawai&lt;br&gt;Bia dipauliknyo urang panyamun&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PANYAMUN SARUPO URANG DIPANTAK LABAH, DIKAJA KAJA&lt;br&gt;DEK SI BINUANG. ADO NAN LARI, JATUAH, MATI, MAMAKIAK-MAMAKIAK KABAU GADANG LAH MANGAMUAK.&lt;br&gt;SAGALO PANYAMUN TU PINGSAN, TABUJUA DI TANAH, BASERAK-SERAK&lt;br&gt;&lt;br&gt;CINDUA MATO;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Mano sagalo urang panyamun&lt;br&gt;Nan diam di Bukik Tambun Tulang ko&lt;br&gt;Indak kalian malu jo sopan&lt;br&gt;Pado rangkayo Imbang Jayo&lt;br&gt;Lai moh indak takarajoan&lt;br&gt;Parintah rajo Imbang Jayo tu&lt;br&gt;Manga dek gaji ditarimo&lt;br&gt;Manga dek upah nan dimintak&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PANYAMUN I;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Ampun kami di tuanku&lt;br&gt;Buruak baiak kami di tuanku.&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;CINDUA MATO;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Jikok baitu kato kalian&lt;br&gt;Nan sahinggo iko kateh&lt;br&gt;Jan manyamun-nyamun juo&lt;br&gt;Iyo di Bukik Tambun Tulang ko&lt;br&gt;Buliah nak sanang urang bajalan&lt;br&gt;Nak rami nagari nangko.&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PANYAMUN SADONYO MANYAMBAH CINDUA MATO. CINDUA MATO KALUA.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;VII&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;.RANDAI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Dek mujua takadia Allah&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Lapeh nan dari Tambun Tulang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Taruih bajalan Cindua Mato&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Adok ka Ranah Sungai Ngiang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Tantangan diri Rajo Mudo&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Mandanga ganto si Gumarang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Lah tampak pulo si Binuang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Raso marusuah dikiro-kiro&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Takana jo kakak kanduang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Takanan kamanakan Dang Tuanku&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Duo jo Buyuang Cindua Mato&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Di manokoh garan inyo kini&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;RANDAI DUDUAK&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;RAJO MUDO, PUTI LINDUANG BULAN TAGAK&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;MANDANGAN BUNYI GANTO DARI JAUAH&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;RAJO MUDO:&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Tacinto ambo ka si buyuang Cindua Mato&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Duo jo Dang Tuanku Sahi Alam&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Nan di Ulak Tanjuang Bungo&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Dalam koto Pagaruyuang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Dalam alam Minangkabau.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Itulah bunyi ganto si Gumarang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Indak ka lain indak ka bukan&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Di mano inyo tu kini.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;PUTI LINDUANG BULAN:&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Manolah junjuangan denai&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Buah hati limpo bakuruang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Tuanku Rajo Mudo&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Ampun tuanku sambah sayo&lt;br&gt;Like molah urang di galanggang&lt;br&gt;Gaduah nan bukan alang-alang&lt;br&gt;Apo sabab damikian&lt;br&gt;Dek ado urang datang ka sanan&lt;br&gt;Mambao kudo jo kabau&lt;br&gt;Kabaunyo nan elok bana&lt;br&gt;Gadang nan bukan alang-alang&lt;br&gt;Gadang saketek dari gajah&lt;br&gt;Ketek saketek dari lambu&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;RAJO MUDO;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Itulah kabau nan banamo si Binuang&lt;br&gt;Sairiang sajalan jo si Gumarang&lt;br&gt;Kini lah jaleh sia nan datang&lt;br&gt;Japuiklah lakeh si buyuang Kacinduan&lt;br&gt;Nan datang dari koto Pagaruyuang&lt;br&gt;&lt;br&gt;PUTI LINDUANG BULAN:&lt;br&gt;Manolah Tuanku janyo denai&lt;br&gt;Jikok sungguah utusan kaktuo&lt;br&gt;Nan dari Ulak Tanjuang Bungo&lt;br&gt;Nan datang kamari nangko&lt;br&gt;Molah dinanti elok-elok&lt;br&gt;Dibao siriah pinang salangkoknyo&lt;br&gt;Dilatak dalam lancang ameh&lt;br&gt;Kito songsong basamo-samo.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;RAJO MUDO;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Jiko baitu kato adiak&lt;br&gt;Itulah kato sabananyo&lt;br&gt;Panggielah sagalo datuak jo Pangulu&lt;br&gt;Untuak manjapuaik utusan Bundo Kanduang.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;DATUAK-DATUAK JO PANGULU TIBO BASAMO-SAMO,TAGAK MANANTI KADATANGAN CINDUA MATO.CINDUA MATO TAGAK, DISONSONG JO SIRIAH DICARANO.&lt;br&gt;&lt;br&gt;CINDUA MATO;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Ampun ambo di Mak Tuan&lt;br&gt;Ampun ambo di mintuo&lt;br&gt;Baiak pangulu nan duobaleh.&lt;br&gt;Ambo datang kamari nangko&lt;br&gt;Dari Ulak Tanjuang Bungo&lt;br&gt;Ambo disuruah dek Bundo Kanduang&lt;br&gt;Maanta tando putiah hati&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;CINDUA MATO MA AGIAHAN BUNGKUSAN KA RAJO MUDO&lt;br&gt;&lt;br&gt;CINDUA MATO;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Ikolah tando muko nan janiah&lt;br&gt;Nan hitam indak bakuram&lt;br&gt;Nan putiah indak babalang&lt;br&gt;Kok lai ado ka gunonyo&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;VIII.RANDAI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Hari baiak karajo ditatiang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Baralek gadang hanyo lai&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Mangawinkan Imbang Jayo&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Jo si upiak Puti Bungsu&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Sadang kutiko nan bak kian&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Badantuang guruah toho&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Lah gadang aie di halaman&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Hiru biru dalam istano&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;RANDAI DUDUAK. &lt;br&gt;CINDUA MATO JO RAJO MUDO TAGAK&lt;br&gt;&lt;br&gt;RAJO MUDO:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Manolah buyuang Cindua Mato&lt;br&gt;Bak mako tajadi nak bak nangko&lt;br&gt;Gulai dimasak indak kampuah&lt;br&gt;Nasi tajarang indak masak&lt;br&gt;Aie gadang tangah ilaman&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;CINDUA MATO:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Ampun ambo di mak Tuan&lt;br&gt;Alang suliknyo nan bak kian&lt;br&gt;Iyo ambi datang kamari&lt;br&gt;Dititahkan dek Bundo Kanduang&lt;br&gt;Bukan maetong manaliti&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;RAJO MUDO:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Manolah buyuang Cindua Mato&lt;br&gt;Jaanlah itu nan dipikiekan&lt;br&gt;Jikok ado nan kurang&lt;br&gt;Kamano urang ka mamintak&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;CINDUA MATO;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Jikok baitu titah Mak Tuan&lt;br&gt;Baapo ambo mailak an&lt;br&gt;Iko jinihnyo gadang karajo&lt;br&gt;Bialah ambo pai ka tapian&lt;br&gt;Handak mambuang paluah buruak&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;IX.RANDAI&lt;/b&gt;&lt;br&gt;Lah bajalan Cindua Mato&lt;br&gt;Iyo ka Lubuak Cendang Janggi&lt;br&gt;Daulu banamo ulak Batu Gadang&lt;br&gt;Lubuak larangan puti-puti&lt;br&gt;Kaba baraliah hanyo lai&lt;br&gt;Aliah ka diri Puti Bungsu&lt;br&gt;Mandanga kaba Cindua Mato&lt;br&gt;Lalu tasentak tagak badiri&lt;br&gt;Sampailah inyo ditapian&lt;br&gt;Alah nampak Cindua Mato&lt;br&gt;Didakek i bana sungguah-sungguah&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Sanan bakato Puti Bungsu&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;RANDAI DUDUAK&lt;br&gt;PUTI BUNGSU JO CINDUA MATO TAGAK&lt;br&gt;&lt;br&gt;PUTI BUNGSU:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Manolah adiak denai Cindua Mato&lt;br&gt;Ayam nan tangkeh di galanggang&lt;br&gt;Kaki tangan dek Bundo Kanduang&lt;br&gt;Apo sabab mako bak nangko&lt;br&gt;Duduak tamanuang-manuang surang&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;CINDUA MATO:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Apun sayo aciak Puti Bungsu&lt;br&gt;Hati rusuah tadayu-dayu&lt;br&gt;Bukan sabuah nan dirusuahkan&lt;br&gt;Duo bicaro nan ambo bao&lt;br&gt;Sabuah bicaro zahir&lt;br&gt;Kaduo bicaro batin&lt;br&gt;Kok tantangan bicaro zahir&lt;br&gt;Ambo tasuruah jo sirayo&lt;br&gt;Maanta si Bunuang ka Mak Tuan&lt;br&gt;Katando putiah hati Bundo&lt;br&gt;Mandanga Tuan Bungsu handka kawin&lt;br&gt;Iyo jo Rajo Imbang Jayo&lt;br&gt;Tantangan bicaro batin&lt;br&gt;Ambo mambao surek mati&lt;br&gt;Nak mambao Tuan ka Pagaruyuang&lt;br&gt;Baitu titahnyo Dang Tuanku&lt;br&gt;Jikok Tuan Bungsu indak namuah&lt;br&gt;Dang Tuanku barangkek sandirinyo&lt;br&gt;Alamat parang ka manjadi&lt;br&gt;Sabagai pulo Tuan Bungsu&lt;br&gt;Iko kiriman Dang Tuanku&lt;br&gt;Iko jimat nan ka dipakai&lt;br&gt;Latakkan di dalam sanggua&lt;br&gt;Ketek mandami bijo bayang&lt;br&gt;Bumi jo langik di kanduangnyo&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;CINDUA MATO MAAGIAHAN BUNGKUSAN KETEK KA PUTI BUNGSU. PUTI BUNGSU LATAKKANNYO DI DALAM SANGGUA.&lt;br&gt;&lt;br&gt;PUTI BUNGSU;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Manolah buyuang Kancinduan&lt;br&gt;Jikok tantangan badan ambo&lt;br&gt;Pulang maklum ka Bundo Kanduang&lt;br&gt;Handak ditimbang badan denai&lt;br&gt;Jikok hanyo surataan buruak&lt;br&gt;Barang ka mano buruak juo&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;CINDUA MATO:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Jaanlah itu nan dimabuak an&lt;br&gt;Jikok tumbuah tuhuak parang&lt;br&gt;Indak ado kan ujud&lt;br&gt;Salamo buruak baiak juo&lt;br&gt;Usah uan bicaro tantang itu&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;CINDUA MATO KALUA, DIIRINGAN DEK PUTI BUNGSU&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;X.RANDAI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Tantangan diri Puti Bungsu&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Naiak kaateh si Gumarang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Duduak dibalakang Cindua Mato&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Manuju nagari Pagaruyuang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Nak batamu jo Bundo Kanduang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Sarato Dang Tuanku Sahi Alam&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Salamo lambek di jalan&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Kian lamo basarang dakek&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Sampai di Tabiang Sungai Dareh&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Taruih ka Guguak Batu Halang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Manampuah padang nan laweh&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Lah tibo inyo di Padang Gantiang&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;RANDAI DUDUAK. TUAN KADHI TAGAK&lt;br&gt;&lt;br&gt;TUAN KADHI:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Manolah kalian kasadonyo&lt;br&gt;Hanok molah kalian&lt;br&gt;Dengan mandanga buni ganto&lt;br&gt;Bak buni ganto si Gumarang&lt;br&gt;Kok lah babaliak Kacinduan&lt;br&gt;Dari Tanjuang Sungai Ngiang&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;CINDUA MATO TIBO JO PUTI BUNGSU&lt;br&gt;&lt;br&gt;TUAN KADHI:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Manolah buyuang Cindua Mato&lt;br&gt;Anak siapokoh nan dibao&lt;br&gt;Puti di mano inyo iko&lt;br&gt;Ataukah anak Indo Jati?&lt;br&gt;&lt;br&gt;CINDUA MATO;&lt;br&gt;Ampun sayo Tuan Khadi&lt;br&gt;Ikolah inyo Tuan Puti Bungsu&lt;br&gt;Inyo manuruik pado ambo&lt;br&gt;Handak manjalang Bundo Kanduang&lt;br&gt;Duo Dang Tuanku Sahio Alam&lt;br&gt;Sarato Basa Ampek Balai&lt;br&gt;&lt;br&gt;TUAN KADHI:&lt;br&gt;Astagfirullah. Laillahilallah&lt;br&gt;Manolah kalian kasadonyo&lt;br&gt;Japuik sio Upiak Puti Bungsu&lt;br&gt;Sonsong jo gandang pararakan&lt;br&gt;Tikuluak pucuak kasadonyo&lt;br&gt;&lt;br&gt;PUTI BUNGSU DISAMBUIK DEK DAYANG-DAYANG.&lt;br&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;XI.RANDAI&lt;/b&gt;&lt;br&gt;Balari Cindua Mato&lt;br&gt;Naiak ka ateh si Gumarang&lt;br&gt;Manuruik pulo si Binuang&lt;br&gt;Babaliak ka Pagaruyuang&lt;br&gt;Manamui Bundo Kanduang&lt;br&gt;Nan jo Tuanku Sahi Alam&lt;br&gt;Salamo lambek nan bak kian&lt;br&gt;Alah tibo inyo di sanan&lt;br&gt;Tadanga ganto si Gumarang&lt;br&gt;Iyo dek Bundo jo Dang Tuanku&lt;br&gt;Dalam istano basa nantun&lt;br&gt;Sanan manitah Bundo Kanduang&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;RANDAI DUDUAK&lt;br&gt;BUNDO KANDUANG,DANG TUANKU JO CINDUA MATO TAGAK&lt;br&gt;&lt;br&gt;BUNDO KANDUANG:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Anak denai buyuang Kacinduan&lt;br&gt;Lah babaliak molah anak&lt;br&gt;Iyo nan dari Tanjuang Sungai Ngiang&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;CINDUA MATO;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Lai lah sungguah Bundo kanduang&lt;br&gt;Manganduang badan ambo ko&lt;br&gt;Umua panjang rasaki murah&lt;br&gt;Sumangaiak dari bapak kanduang&lt;br&gt;Bagantuang di rambuik nan sahalai&lt;br&gt;Ampun ambo Bundo Kanduang&lt;br&gt;Ampun sayo di Tuanku&lt;br&gt;&lt;br&gt;CINDUA MATO MAMBARIKAN KARIH JO PADANG NAN DIPAKAI CINDUA MATO PADO DANG TUANKU.&lt;br&gt;&lt;br&gt;CINDUA MATO;&lt;br&gt;Lorong kapada bicaro ambo ko&lt;br&gt;Bundo manyuruah pai ka sinan&lt;br&gt;Iyo ka Tanjuang Sungai Ngiang&lt;br&gt;Tando alamaik putiah hati&lt;br&gt;Kapado mak Tuan Rajo Mudo&lt;br&gt;Alah sampai ambo di sinan&lt;br&gt;Sukolah urang nan banyak&lt;br&gt;Sagalo basa jo pangulu.&lt;br&gt;Sudah untuang takadia Allah&lt;br&gt;Kutiko marapulai sadang duduak&lt;br&gt;Mamintak dinikahkan jo Puti Bungsu&lt;br&gt;Ado sabanta itu juo&lt;br&gt;Datang topan nan jo badai&lt;br&gt;Aie gadang bukan kapalang&lt;br&gt;Tampak dek ambo Tuan Puti Bungsu&lt;br&gt;Pado inyo mati anyuik&lt;br&gt;Jadilah inyo ambo bao&lt;br&gt;Jaan manjadi sio-sio.&lt;br&gt;Inyopun suko handak kamari&lt;br&gt;Handak manjalang Bundo Kanduang&lt;br&gt;Kini di sinan ambo tinggakan&lt;br&gt;Iyo dalam nagari Padang Gantiang&lt;br&gt;Ateh istano Tuan Kadhi.&lt;br&gt;Nan sakarang kini nagko&lt;br&gt;Pulang maklum pado Bundo&lt;br&gt;&lt;br&gt;BUNDO KANDUANG:&lt;br&gt;Manolah buyuang Kacinduan&lt;br&gt;Lorong kapado bicaro tu&lt;br&gt;Agak manapak tu sadikik&lt;br&gt;Di lua karangan jo buatan&lt;br&gt;Indak di dalam janji padan&lt;br&gt;Susah bana denai batenggang&lt;br&gt;Apo sababnyo damikian&lt;br&gt;Lorong dek Basa Ampek Balai&lt;br&gt;Ado tingganyo pado kito.&lt;br&gt;&lt;br&gt;DANG TUANKU:&lt;br&gt;Ampun sayo Bundo Kanduang&lt;br&gt;Nan sakarang kini nangko&lt;br&gt;Tumbuah sidik jo siasek&lt;br&gt;Lorong kapado Bundo Kanduang&lt;br&gt;Pasambahan Basa Ampek Balai&lt;br&gt;Sapatah Bundo jaan tahu&lt;br&gt;Sapatah Bundo jaan pandai&lt;br&gt;Pulang bicaro kapadonyo&lt;br&gt;Jikok buruak, kecek an buruak&lt;br&gt;Jiko baiak, kecek an baiak&lt;br&gt;Tunjuak di bundo jo bicaro&lt;br&gt;Nak dirundiang dibandiangnyo&lt;br&gt;Sadang dek Basa Ampek Balai&lt;br&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;XII.RANDAI&lt;/b&gt;&lt;br&gt;Kaba baraliah hanyo lai&lt;br&gt;Aliah ka diri Imbang Jayo&lt;br&gt;Turun manganjua ateh anjuang&lt;br&gt;Dek arang tacoreng pado muko&lt;br&gt;Bajalan Rajo Imbang Jayo&lt;br&gt;Urang nan banyak sarato dubalang&lt;br&gt;Langkok jo alat sinjatonyo&lt;br&gt;Manyarang nagari Pagaruyuang&lt;br&gt;Handak malawan Tanjuang Bungo&lt;br&gt;Handak manyarang Dang Tuanku&lt;br&gt;Handak mandakwa Rajo Duo Selo&lt;br&gt;Mangukuih mangakeh Puti Bungsu&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;RANDAI DUDUAK&lt;br&gt;IMBANG JAYO JO DUBALANGNYO TIBO. DISONSOANG DEK BASA AMPEK BALAI.&lt;br&gt;&lt;br&gt;IMBANG JAYO:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Manolah Basa Ampek Balai&lt;br&gt;Ambo nan datang dari jauah&lt;br&gt;Dari Tanjuang Sungai Ngiang&lt;br&gt;Dari kampuang Tuanku Rajo Mudo&lt;br&gt;Mancari anaknyo nan hilang&lt;br&gt;Nan banamo Puti Bungsu&lt;br&gt;Ambo disuruah mancarinyo&lt;br&gt;Disuruah jo kakarasan&lt;br&gt;Sabab kamari disuruahnyo&lt;br&gt;Batamu dalam undang-undang&lt;br&gt;Nan basurih bak sipasin&lt;br&gt;Nan babaun bak ambanacang&lt;br&gt;Adokoh datuak mandanga&lt;br&gt;Urang nan mangicuah mangicang nantun&lt;br&gt;Urang mahumbuak mahumbai nantun&lt;br&gt;Manolah Datuk Bandaharo&lt;br&gt;Handak dibari kato ambo&lt;br&gt;Handak dijawab kato hambo.&lt;br&gt;&lt;br&gt;DATUK BANDAHARO:&lt;br&gt;Manolah rangkayo Imbang Jayo&lt;br&gt;Apokah itu dang namonyo&lt;br&gt;Apokoh itu dakwa atau barito&lt;br&gt;Apokoh itu tuntutan atau tuduah tadah&lt;br&gt;Jikok itu dakwa&lt;br&gt;Siapo urang nan didakwa&lt;br&gt;Jiko itu barito&lt;br&gt;Patuik kami mandangakan&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;IMBANG JAYO:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Manolah Datuk Bandaharo&lt;br&gt;Aso, jawab dangan lai&lt;br&gt;Kaduo, jawab dangan tidak&lt;br&gt;Sabab mako damikian&lt;br&gt;Indak lain indak bukan&lt;br&gt;Di siko inyo urang jahek tu&lt;br&gt;Pitanah Basa Ampek Balai&lt;br&gt;Bancano dari Pagaruyuang&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;DATUK BANDARO:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Jikok baitu kato tuanku&lt;br&gt;Lai ko namuah tuanku dalam adat&lt;br&gt;Lai ko namuah tuanku di limbago&lt;br&gt;Adat urang mandakwa&lt;br&gt;Adat urang basangketo?&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;IMBANG JAYO;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Kato denai tak basauik&lt;br&gt;Dakwa denai tak bajawab&lt;br&gt;Manolah kalian kasadonyo&lt;br&gt;Cubokan agak sajamang&lt;br&gt;Kok indak padang rantangkan manau&lt;br&gt;Nak den anjua ka balakang&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;DATUK BANDAHARO:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Jikok baitu kato Rangkayo&lt;br&gt;Pucuak dicinto ulam tibo&lt;br&gt;Lorong di ambo nan surang ko&lt;br&gt;Alah lamo indak bamusuah&lt;br&gt;Molah kito cubo agak sajamng&lt;br&gt;Nak bapasiah-pasiah langkah&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;IMBANG JAYO JO DATUK BANDARO ALAH BASIAP NAK&lt;br&gt;BACAKAK DILARAI DEK TUAN KHADI&lt;br&gt;&lt;br&gt;TUAN KHADI:&lt;br&gt;&lt;i&gt;Mano Tuanku Imbang Jayo&lt;br&gt;Mano pulo Datuk Bandaharo&lt;br&gt;Indak adat bukan limbago&lt;br&gt;Iyo manikam jo mambunuah&lt;br&gt;Dalam limbago rajo-rajo.&lt;br&gt;Jikok indak dapek damai&lt;br&gt;Jikok indak putuih bicaro ko&lt;br&gt;Barang kamano kito bahukum&lt;br&gt;Barang kamano mintak bana&lt;br&gt;Molah ka samo ka Buo&lt;br&gt;Mamintak hukum ka Rajo Adat&lt;br&gt;Molah kito samo ka Sumpua Kuduih&lt;br&gt;Mamintak hukum ka Rajo Ibadat&lt;br&gt;Baitu adat limbagonyo&lt;br&gt;Pulang maklum bakeh Tuanku&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;IMBANG JAYO;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Molah baitu akan baiaknyo&lt;br&gt;Iyo kami tarimo nan bak kian&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;b&gt;&lt;br&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;XIII.&lt;/i&gt;&lt;i&gt;RANDAI&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;Lah dijapuik Rajo Duo Selo&lt;br&gt;Nan diam di Buo Sumpua Kuduih&lt;br&gt;Dek Basa jo Imbang Jayo&lt;br&gt;Mamintak hukum kaduonyo&lt;br&gt;Pintak buliah kandak balaku&lt;br&gt;Barangkek Rajo Duo Selo&lt;br&gt;Ka nagari Padang Gantiang&lt;br&gt;Mamutuih dakwa Imbang Jayo&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;RANDAI DUDUAK.&lt;br&gt;IMBANG JAYO JO PANGIRIANG SARATO BASA AMPEK BALAI LAH TAGAK. TIBO RAJO ADAT DARI BUO JO RAJO IBADAT DARI SUMPUA KUDUIH&lt;br&gt;&lt;br&gt;RAJO BUO:&lt;br&gt;Manolah nan duo balah pihak&lt;br&gt;Apo sabab sarupo iko&lt;br&gt;Apo bicaro nan basakik&lt;br&gt;Mako salaku damikian&lt;br&gt;Kabakan molah basugiro&lt;br&gt;&lt;br&gt;IMBANG JAYO;&lt;br&gt;Ambo nan datang dari Ranah Sikalawi&lt;br&gt;Dari Tanjuang Sungai Ngiang&lt;br&gt;Malu ambo ditariak urang&lt;br&gt;Iyo dikicuah dikicangnyo&lt;br&gt;Ruponyo urang nan mangicuah&lt;br&gt;Iyo di dalam nagari nangko&lt;br&gt;Silangkaneh dari Pagaruyuang&lt;br&gt;&lt;br&gt;RAJO BUO;&lt;br&gt;Mano rangkayo Imbang Jayo&lt;br&gt;Jiko itu kato rangkayo&lt;br&gt;Laikoh namuah rangkayo dalam adat&lt;br&gt;Lai ko namuah rangkayo di limbago&lt;br&gt;Adat urang basangketo?&lt;br&gt;&lt;br&gt;IMBANG JAYO;&lt;br&gt;Jikok itu kato Tuanku&lt;br&gt;Indak manumang badan nagko&lt;br&gt;Kamano pulo akan dianjak&lt;br&gt;Bana di mano akan tibonyo&lt;br&gt;&lt;br&gt;RAJO BUO;&lt;br&gt;Jikok lai namuah dalam adat&lt;br&gt;Mangumbalikan kato nangko&lt;br&gt;Kapado kami nan baduo&lt;br&gt;Latakkan tando timba baliak&lt;br&gt;Nak buliah kami babicaro&lt;br&gt;Mancari dalam undang-undang&lt;br&gt;&lt;br&gt;BASA AMPEK BALAI MALATAKKAN KARIH, IMBANG JAYO MALATAK AN KARIH PULO.&lt;br&gt;&lt;br&gt;RAJO BUO;&lt;br&gt;Manolah Basa Ampek Balai&lt;br&gt;Jawab molah dakwaan Imbang Jayo&lt;br&gt;&lt;br&gt;DATUK BANDAHARO;&lt;br&gt;Ampun Tuanku kaduonyo&lt;br&gt;Lorong malunyo Imbang Jayo&lt;br&gt;Balun lai jadi malunyo&lt;br&gt;Nalun sa asam jo sagaram&lt;br&gt;Tasabuiik mapie kawin&lt;br&gt;Hilang di tangan Rajo Mudo&lt;br&gt;Baitu bana daulunyo.&lt;br&gt;Adopun nan punyo malu nantun&lt;br&gt;Iyolah Tuanku Sahi Alam&lt;br&gt;Itu urang nan punyo tunangan&lt;br&gt;Sajak itam samerah kuku&lt;br&gt;Tantangan rangkayo Imbang Jayo&lt;br&gt;Inyo marabuik rampeh tunangan urang&lt;br&gt;Manariak malu urang&lt;br&gt;&lt;br&gt;RAJO BUO;&lt;br&gt;Lorong kapado dakwaan tadi&lt;br&gt;Dakwa pado Basa Ampek Balai&lt;br&gt;Dakwaan itu dakwa nan majhul namonyo&lt;br&gt;Siapo urang nan didakwa&lt;br&gt;Mano pulo inyo Puti Bungsu&lt;br&gt;Baitu limbago basangketo&lt;br&gt;Tasabuik kicuah urang&lt;br&gt;Siapo urang nan mangicuah&lt;br&gt;Siapo urang nan dikicuah&lt;br&gt;Siapo urang nan manipu&lt;br&gt;Siapo namo galanyo&lt;br&gt;Katokan molah salangkoknyo&lt;br&gt;&lt;br&gt;RAJO SUMPUA KUDUIH;&lt;br&gt;Adopun syarat dakwaan&lt;br&gt;Ado ampek parkaro&lt;br&gt;Jikok tak dapek nan bak kian&lt;br&gt;Bukan dakwaan tu namonyo.&lt;br&gt;&lt;br&gt;IMBANG JAYO;&lt;br&gt;Hukum apo tu namonyo&lt;br&gt;Pabanaran apo nan dibarikan&lt;br&gt;Iyo bapijak surang sajo&lt;br&gt;Iyo mahimpik surang sajo&lt;br&gt;Aataukah hukum kitab Allah&lt;br&gt;Ataukah hukum dalam adat&lt;br&gt;&lt;br&gt;RAJO BUO;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Indak sabuah tu rangkayo&lt;br&gt;Adat di syara’ pun ado&lt;br&gt;Dek adat basandi syara’&lt;br&gt;Dek syara’ basandi adat&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;IMBANG JAYO;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Indak hukum tu namonyo&lt;br&gt;Jikok hukum nan jatuah nantun&lt;br&gt;Indak tamakan tu di ambo&lt;br&gt;Manolah dubalang nan barampek&lt;br&gt;Agiahkan badan surang-surang&lt;br&gt;Lorong di Basa Ampek Balai&lt;br&gt;Pancuang pulo kaampeknyo&lt;br&gt;Denai malawan rajo nangko&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;IMBANG JAYO JO DUBALANGNYO BACAKAK JO BASA AMPEK BALAI. IMBANG JAYO MALAWAN RAJO DUO SELO. DUBALANG JO IMBANG JAYO MATI&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;i startcont=&quot;this&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;XIV.RANDAI&lt;/b&gt;&lt;br&gt;Tantangan diri Tiang Bungkuak&lt;br&gt;Ayah kanduang dek Imbang Jayo&lt;br&gt;Mandanga anak nan lah mati&lt;br&gt;Inyo nak mambalehan malu anaknyo&lt;br&gt;Lah bajalan Tiang Bungkuak&lt;br&gt;Diiringan dek urang nan banyak&lt;br&gt;Saroman kaluang baba tabang&lt;br&gt;Handak manyarang Pagaruyuang&lt;br&gt;Alah datang pulo Cindua Mato&lt;br&gt;Diiriangkan Basa Ampek Balai&lt;br&gt;Manyonsong Rajo Tiang Bungkuk&lt;br&gt;Banyaklah urang mairiangkan&lt;br&gt;Ampun baribu kali ampun&lt;br&gt;Ampun kapado rang disiko&lt;br&gt;Kaba urang kami kabakan&lt;br&gt;Duto urang kami tak sato&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;T A M A T&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;i startcont=&quot;this&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;i startcont=&quot;this&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 10pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://raunsabalik.ucoz.com/news/randai_cindua_mato/2013-11-08-85</link>
			<category>Minangkabau</category>
			<dc:creator>dash</dc:creator>
			<guid>https://raunsabalik.ucoz.com/news/randai_cindua_mato/2013-11-08-85</guid>
			<pubDate>Fri, 08 Nov 2013 16:40:31 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>ASAL MULA KEJADIAN NUR MUHAMMAD</title>
			<description>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Nur Muhammad&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Kejadian daripada Nur Muhammad atau Hakikat&amp;nbsp; Muhammadiyah itu terdiri atas dua rupa yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;1. Rupa yang Qadim&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Dia telah dijadikan sebelum sesuatu dijadikan,kepadaNya telah diserahkan segala ilmu dan irfan,&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;2. Rupa yang Azali&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Rupa sebagai seorang manusia,sebagai seorang Nabi dan Rasul yang di utus oleh Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Rupa sebagai seorang manusia yang menempuh maut,dan rupa yang Qadim akan tetap meliputi alam.Dari Nur rupanya yang Qadim itulah dijadikan diambil segala nur buat menciptakan segala Nabi dan Rasul serta para Aulia.Kehendaknya mendahului segala keinginan,ujudnya mendahului segala yang Adam,Dia telah terjadi sebelum terjadi apa yang akan terjadi.Dalam hal kejadian Dialah...</description>
			<content:encoded>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Nur Muhammad&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Kejadian daripada Nur Muhammad atau Hakikat&amp;nbsp; Muhammadiyah itu terdiri atas dua rupa yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;1. Rupa yang Qadim&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Dia telah dijadikan sebelum sesuatu dijadikan,kepadaNya telah diserahkan segala ilmu dan irfan,&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;2. Rupa yang Azali&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Rupa sebagai seorang manusia,sebagai seorang Nabi dan Rasul yang di utus oleh Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Rupa sebagai seorang manusia yang menempuh maut,dan rupa yang Qadim akan tetap meliputi alam.Dari Nur rupanya yang Qadim itulah dijadikan diambil segala nur buat menciptakan segala Nabi dan Rasul serta para Aulia.Kehendaknya mendahului segala keinginan,ujudnya mendahului segala yang Adam,Dia telah terjadi sebelum terjadi apa yang akan terjadi.Dalam hal kejadian Dialah yang Awal,dalam hal Kenabian Dialah yang Akhir,yang pertama dalam Hubungan dan Yang akhir dalam Kenabian,Dia yang Batin dalam hakikat dan Dia yang Akhir dalam Makrifat.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Apabila Muhammad mati sebagai tubuh,namun Nur Muhammad tetaplah Ada,karena Dia meliputi segala tubuh Muhammad,Adam dan segala Alam.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Asal kejadian Nur Muhammad&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Siapa-siapa yang tidak mengetahui asal kejadian akan dirinya maka batal sekalian akan amalnya.Nabi telah bersabda ,&quot;&lt;i&gt;WUJUDUKA ZUMBUN’ADJIM&lt;/i&gt;” .&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Artinya sesungguhnya pada diri anak adam itu dosa yang sangat besar kecuali bagi mereka yang&amp;nbsp; mengetahui.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Barang siapa menyembah Allah dan ia tidak mengetahui yang empunya nama Allah maka hukumlah bagi mereka itu, seperti menyembah nama saja, adalah terburu buru &quot;BAYA TULLAH” artinya menyembah tempat dan menyembah nama saja, bukan menyembah yang empunya nama, karena inilah sabda Nabi kita Muhammad SAW&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&quot;&lt;i&gt;MAN’ABDA ISMA’U’NAL MA’NA FAHUWA KAFIRUN&lt;/i&gt;”&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;artinya Barang siapa menyembah nama, tiada mengetahui yang empunya nama, maka orang itu kafir lagi jahil.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Dan &quot;&lt;i&gt;MAN ZAKARAL ISMA’U’ NAL MA’NA FAHUWA BATHILUN&lt;/i&gt;”&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;artinya Barang siapa menyembah nama Allah tetapi tiada mengetahui yang Empunya nama, itu hanya perbuatan&amp;nbsp; sia sia.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Mengambil keterangan dari&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;1.Kitab Bayanullah&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;2.Kitam Bayanu Insaan&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;3.Kitab Bayanullah Kurru Biyyin&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Asal kejadian Nur Muhammad berasak dari Kosong,&lt;i&gt;NUR QUN HU DZULLAH&lt;/i&gt;,Nur muhammad berasal dari kandungan QUN daripada Zatnya.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Dalam hadist Qudsy dikatakan&lt;i&gt;&quot;WAMA KHALAKTU KA ILA JALIKA FII SYAIAN KABLAHU NUR MUHAMMADIN FII DZATTULLAH&lt;/i&gt;&quot; artinya sebelum ada sesuatu yang dijadikan maka Nur Muhammad dijadikan daripada Zat Allah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
 &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
 &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
 &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
 &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
 &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
 &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
 &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
 &lt;w:Compatibility&gt;
 &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
 &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
 &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
 &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
 &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
 &lt;/w:Compatibility&gt;
 &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
 &lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;

&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Dan menurut keterangan Allah didalam Hadis Qudsy &quot; &lt;i&gt;WAMA KHALAK TUKA ILA
JALIKA FII SYAIAN KABLAHU NUR MUHAMMADIN FII ZADTULLAH&lt;/i&gt;” artinya Sebelumnya ada
yang terlebih dahulu dijadikan dari pada sesuatu juapun, maka Nur Muhammad
dijadikan dari pada Zat Allah.&lt;br&gt;
Maka sewaktu Allah menjadikan Nur Muhammad dari pada Nur Zatnya didalam Alam
&lt;i&gt;SATIYAARILGOIB – SATIYAULBUHTI&lt;/i&gt; artinya Pada sesuatu itu dizahirkan Nur Muhammad
didalam Alam dihari Ghaib, dan Alam hari Zat &lt;i&gt;&quot;DZATTUL BUHTI&lt;/i&gt;” artinya pada waktu
itu Nur Muhammad dizahirkan bukannya di Alam bumi ini, melainkan di Alam yang bernama
&quot;&lt;i&gt;NUURUL BUHTI MU’ALLATI&lt;/i&gt;” dan artinya dizahirkan Nur Muhammad di Alam sebelum
adanya Nama : &quot;ALLAH ZAT WAJIBAL WUJUD”. Demikianlah sesudahnya Nur Muhammad
dizahirkan di RAHSIAN : &quot;&lt;i&gt;NUU RUL BUHTI MU’ALLATI&lt;/i&gt;”. Dan diturunkan lagi di Alam
&lt;i&gt;SIR ZATTULBUHTI &lt;/i&gt;adanya, artinya di Alam RAHASIA dibahagian bagi DIRINYA,
sebelum bernama Allah. Dan untuk namanya itu masih tersembunyi, sebahagian lagi
lagi NurMuhammad diturunkan kepada Alam Ilmu artinya di Alam pengetahuan. Dan
sesudah itu diturunkan lagi Nur Muhammad di Alam Nur duniaartinya merupakan :
NUR MUHAMMAD adanya.&lt;br&gt;
Cahaya dunia berupa Zat (Zat Wajibal Wujud), diturunkan Nur Muhammad di cahaya
dunia itu, diturunkan seperti burung TA’US maka pada suatu Nur Muhammad hanya
sendirian saja, tiada yang lain, maka Nur Muhammad pada waktu itu mengenal
suatu kalimah yang bunyinya &quot;&lt;i&gt;HU ZAATULLAH&lt;/i&gt;” Ini syahadat Nur Muhammad di Alam
&lt;i&gt;ZATUL BUHTI: &quot;ASYHADU ALLA ILAHA IL LALLAH&lt;/i&gt;” Maka sesudah Nur Muhammad mengata
sesuatu kalimah perkataan tersebut diatas, maka Nur Muhammad berkata pula &quot;Hai
segala pohon kayu dan batu, langit dan bumi, maka dari pada sekalian sedang
berada pada waktu itu, berkatalah Nur Muhammad &quot;Tunduklah engkau sekalian pohon
kayu, batu dan langit ber A’jdinlah Ia dan pada saat itulah Zat Wajibal Wujud
berkata dan menyatakan Nur Muhammad itu bahwa dijadikan dari pada NUR ZATNYA
maka menyahut Zat Wajibal Wujud dengan satu kalimah menyatakan pada Nur
Muhammad &quot;&lt;i&gt;WA ASYHADU ANNA MUHAMMADDARASULULLAH&lt;/i&gt;” artinya Syahadat Zat Wajibal
Wujud dan sesudahnya itu Zat Allah menyebut dengan satu kalimah Rasul. Maka
firman Allah kepada Nur Muhammad &quot;YA MUHAMMAD ENGKAU ITU KU JADIKAN DARI PADA
ZATKU, DAN SEMESTA SEKALIAN JADI DARI PADA ENGKAU NUR HAKMU.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;
Maka terkejutlah Nur Muhammad setelah mendengar perkataan Zat Allah dan Nur
Muhammad telah berkata : Bahwasanya adalah yang terlebih dahulu dari pada
Diriku.&lt;br&gt;
Sesudah itu Nur Muhammad mencita citakan/ munajad kepada Zat Allah, lalu ia
mengata Zikir Awal namanya Nur Muhammad dan Salawat Awal Nur Muhammad, maka Nur
Muhammad sebagai meminta Do’a kepada Zat Allah &quot;&lt;i&gt;LAA ILAHA ILLALLAHU MUHAMMAD
WUJUDULLAH&lt;/i&gt;” artinya Tiada Tuhan yang disembah melainkan Allah, Hai Tuhanku
bahwasanya Diriku ini dari pada Ujud DiriMu.&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;LA ILAHA ILLALLAH …. NURIHAQQULLAH&lt;/i&gt; &quot; artinya Tiada yang disembah melainkan
Allah, Hai Tuhanku bahwasanya Diriku ini dari pada Air Noktah Cahaya Dirimu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&quot;&lt;i&gt;LA ILAHA ILLALLAHU MUHAMMAD ASTAGFIRULLAH”&lt;/i&gt; artinya Tiada Tuhan yang
disembah melainkan Allah, Hai Tuhanku bahwasanya Aku meminta ampun,
bertaubatlah kepada Engkau yang tlah Engkau terima.&lt;br&gt;
&quot;&lt;i&gt;KUN SALLI’ALA MUHAMMAD&lt;/i&gt;” Jadi Kun Jadilah.&lt;br&gt;
Hai Tuhanku Engkau jadikan Diriku olehmu yang Engkau kehendaki serta engkau
jadikan pada dari kami.&lt;br&gt;
Maka Firman Zal Allah kepada Nur Muhammad &quot;Engkau ketahuilah bahwasanya Aku
jadikan Zatku menjadi Nyawa kepada Engkau, dan Aku jadikan SifatKu kepada
Engkau menjadi Tubuh Engkau, dan Aku jadikan Af’alku ini menjadi Kelakuan
Engkau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Maka berfirman lagi Zat Allah kepada Nur Muhammad : Ya Muhammad, asalnya
Kujadikan Dirimu itu dari pada ZatKU, dan asal kejadian Dirimu itu dijadikan
segala umat Engkau, dan daripada hak Engkau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Maka berfirman lagi Zat Allah kepada Nur Muhammad : &quot; Ya Muhammad Aku
bepesan kepada Engkau, dan bahwasanya Engkau jadikan Nyawa Engkau menjadi
Rahasia kepada Umat Engkau, dan Tubuh Engkau itu menjadi Ruh kepada kepada umat
Engkau, dan Aku jadikan Ilmu Engkau itu adalah menjadi Iman kepada Umat Engkau
dan engkau jadikanlah Kelakukan engkau itu menjadi hati kepada Umat Engkau, dan
apa bila Aku Muliakan atas Diri Engkau melainkan Aku Muliakan juga atas Umat
Engkau, dan Apa bila Aku kehendaki Diri Engkau buat mengenal IA akan Dikau
muliakan , Aku kehendaki jika atas mengenal IA akan Dikau serta Umat Engkau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Maka berfirman lagi Zat Allah kepada Nur Muhammad : &quot; Ya Muhammad Aku
wajibkan Umat Engkau itu mengenal IA dari pada asal kejadian dirinya, dan Aku
wajibkan kepada Umat Engkau mengenal IA dari pada AgamaKU, dan Aku wajibkan
kepada Umat Engkau itu mengenal diri bersungguh-sungguh, niscaya mengenal ia
pada awalnya dan barang siapa tiada mengenal IA pada akhirnya, dan barang siapa
tiada mengenal pada Dunianya, dan barang siapa tiada mengenal IA pada zahirnya,
dan barang siapa tiada mengenal IA pada bathinnya, dan barang siapa tiada
mengenal akhirn Kalamnya, maka tidaklah mengenal kepada Negeri Akhirat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Sesudah itu Zat Allah menerangkan kepada Nur Muhammad dengan beberapa
keterangan yang tiada kekurangan. Maka berfirman lagi Zat Allah : &quot; Ya Muhammad
Engkau titikkan Air Nuktah Engkau buat menjadi Malaikat yang empat, maka
apabila Engkau menitikkan yang pertama bernama Nur Mada, dan apabila Engkau
menitikkan yang kedua bernama Nur Madi, dan apabila Engkau menitikkan yang
ketiga bernama Nur Mani, dan apabila Engkau menitikkan yang keempat yaitu
bernama Nur Manikam, dan apabila Engkau mengata IYAKUN KUN JADI JIBROIL, maka
jadilah JIBROIL, dan apabila Engkau mengata IYAKUN PAYAKUN JADILAH MIKAIL, maka
jadilah MIKAIL, dan apabila Engkau mengata IYAKUN PAYAKUN JADILAH ISROPIL, maka
jadilah ISRAPIL , dan apabila Engkau mengata IYAKUN PAYAKUN JADILAH IZROIL maka
jadilah IZROIL.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Dan berfirman lagi Zat Allah kepada Nur Muhammad : &quot;Engkau perintahkan
kepada malaikat Jibroil dan Engkau jadikan dari pada Anasarnya Jibroil yaitu
Bumi, dan Engkau jadikan daripada Anasarnya Mikail yaitu Air, dan Engkau
jadikan daripada Anasarnya Isropil yaitu Angin, dan Engkau jadikan dari pada
Anasarnya Izroil Api, dan Engkau perintahkan Ya Muhammad Jiboil buat mengambil
tanah ditempat di Alam Akbar, dan supaya memperbuat lembangan Adam dan Engkau
perintah Mikail supaya mengambil Air di Alam Mualam, dan supaya memperbuat
lembangan Adam, dan engkau perintahkan kepada Isropil supaya mengambil Angin di
Alam Izzati supaya memperbuat lembangan Adam, dan Engkau perintahkan kepada
Izroil supaya mengambil Api di Alam Amarah dan supaya memperbuat lembangan
Adam.&lt;br&gt;
Maka sesudah itu berfirman lagi Zat Allah kepada Nur Muhammad : &quot; Ya Muhammad,
Aku ghaibkanlah Diriku ini dengan kehendaKU ini, dan sesudah itu ghaiblah Nur
Muhammad kepada Alam Sir, dan kepada Alam Ruh, dan kepada Alam Nur.&lt;br&gt;
Maka sesudah itu lalu dijadikan Dunia ini dan masih belum ada isinya, dan
sesudah itu dijadikanlah Jasad Adam di Alam Dunia ini dengan hidup menunduk
sendirinya saja, dan tiadalah mahluk yang lainnya. Lalu dinamai Dunia ini Alam
Jisim dan Alam Insan dan Alam Ruh dan terhimpunlah namanya kepada Alam
Anasarnya Adam dan dinamai Dunia ini Tubuh Anasarnya Adam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState=&quot;false&quot; LatentStyleCount=&quot;156&quot;&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-parent:&quot;&quot;;
 mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
 mso-para-margin:0in;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:10.0pt;
 font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
 mso-ansi-language:#0400;
 mso-fareast-language:#0400;
 mso-bidi-language:#0400;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://raunsabalik.ucoz.com/news/asal_mula_kejadian_nur_muhammad/2013-09-26-84</link>
			<category>Tasawuf dan Sufisme</category>
			<dc:creator>dash</dc:creator>
			<guid>https://raunsabalik.ucoz.com/news/asal_mula_kejadian_nur_muhammad/2013-09-26-84</guid>
			<pubDate>Thu, 26 Sep 2013 02:09:59 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>KITAB AL-MUNTAHI Karya SYEKH HAMZAH FANSURI</title>
			<description>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://raunsabalik.ucoz.com/news/kitab_al_muntahi_karya_syekh_hamzah_fansuri/2013-09-17-83&quot; title=&quot;Syekh Hamzah Fansuri&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Syekh Hamzah fansuri&quot; src=&quot;https://raunsabalik.ucoz.com/hamzah_fansuri.jpg&quot; align=&quot;left&quot; height=&quot;176&quot; width=&quot;135&quot;&gt;&lt;/a&gt;Ini adalah petikan dari Kitab Al Muntahi karya dari Syekh Hamzah Fansuri,seorang ulama islam terkenal .Pemahaman kitab ini sangat diutamakan karena lebih mengutamakan bahasa tersirat,dan bagi yang belum memiliki pemahaman tentang tasawuf maka harus banyak belajar dan bertanya kepada ahli tasawuf,karena pernyataan nya lebih tentang rasa dan perasaan,bukan pemahaman teks tertulis.Harus dapat memahami maknanya&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
 &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
 &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
 &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
 &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
 &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
 &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
 ...</description>
			<content:encoded>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://raunsabalik.ucoz.com/news/kitab_al_muntahi_karya_syekh_hamzah_fansuri/2013-09-17-83&quot; title=&quot;Syekh Hamzah Fansuri&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Syekh Hamzah fansuri&quot; src=&quot;https://raunsabalik.ucoz.com/hamzah_fansuri.jpg&quot; align=&quot;left&quot; height=&quot;176&quot; width=&quot;135&quot;&gt;&lt;/a&gt;Ini adalah petikan dari Kitab Al Muntahi karya dari Syekh Hamzah Fansuri,seorang ulama islam terkenal .Pemahaman kitab ini sangat diutamakan karena lebih mengutamakan bahasa tersirat,dan bagi yang belum memiliki pemahaman tentang tasawuf maka harus banyak belajar dan bertanya kepada ahli tasawuf,karena pernyataan nya lebih tentang rasa dan perasaan,bukan pemahaman teks tertulis.Harus dapat memahami maknanya&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
 &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
 &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
 &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
 &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
 &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
 &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
 &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
 &lt;w:Compatibility&gt;
 &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
 &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
 &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
 &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
 &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
 &lt;/w:Compatibility&gt;
 &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
 &lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;

&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;1.&lt;/b&gt; Ketahui olehmu hai Talib (pelajar) bahwa
sabda Rasullulah saw : Barang siapa menilik kepada sesuatu, jika tidak
dilihatnya Allah dalamnya, maka ia itu sia-sia. Kata Saidina Ali : ‘Tiada ku
lihat suatu melainkan kulihat Allah dalamnya’. Sabda Nabi; ‘Barangsiapa
mengenal dirinya, maka akan mengenal Tuhannya.’&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;br&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;2.&lt;/b&gt; Arti mengenal Tuhan dan mengenal dirinya
yakni: diri KUNTU KANZAN MAKHFIYYAN itu dirinya, dan semesta sekalian alam Ilmu
Allah. Seperti sebiji benih dan pohon, pohonya dalam sebiji itu, walaupun tidak
kelihatan, tetapi hukumnya ada dalam sebiji itu. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kata Syeikh Junaid: Ada Allah dan tiada ada sertaNya sesuatu pun.
Ia sekarang ini seperti AdaNya dahulu itu jua. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Karena itu Ali berkata; ‘Tiada ku lihat
sesuatu melainkan ku lihat Allah’ .&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;br&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;3.&lt;/b&gt;Tetapi jangan melihat seperti kain basah,
karena kain lain, airnya lain. Allah swt Maha Suci demikian itulah tamsilnya,
tetapi jika ditamsilkan seperti laut dan ombak, harus seperti bunyi syair :&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Yang laut itu laut jua pada sedia pertamanya,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;br&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Maka yang baru itu ombaknya dan sungainya,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;

&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Jangan mendindingi di kau segala rupa yang
menyerupai dirinya,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Karena dengan segala rupa itu dinding
daripadanya. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Ombak beserta dengan laut Qadim, seperti
kata; Laut itu Qadim, apabila bergelombang, baru ombak namanya tetapi pada
hakekatnya laut jua, karena laut dan ombak esa tiada dua. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti Firman Allah : &quot;Allah meliputi segala
sesuatu”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Sabda Rasullulah saw : &quot;Aku daripada Allah,
sekalian alam daripada ku.”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti matahari dengan cahayanya dan
panasnya, namanya tiga hakekatnya satu jua. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti isyarat Rasullulah saw : ‘Barangsiapa
mengenal dirinya niscaya akan mengenal Tuhannya’.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;4&lt;/b&gt;.Walaupun memiliki nama dan rupa namun
hakekatnya rupanya dan namanya tiada. Seperti bayang-bayang dalam cermin,
rupanya dan namanya ada hakekatnya tiada. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti sabda Rasullulah saw : ‘Mukmin itu
cermin samanya dengan mukmin’.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Artinya, Nama Allah Mukmin, maka hambanya
yang khas pun namanya mukmin. Jika demikian sama dengan Tuhannya, karena hamba
tidak berpisah dari Tuhannya, dan Tuhan pun tidak berpisah dengan hambaNya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;5.&lt;/b&gt;Seperti firman Allah swt : IA beserta kamu
dimana saja kamu berada. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Firman Allah swt : Jika ada tiga orang,
melainkan IA jua keempatnya dengan mereka itu; dan jika ada lima orang,
melainkan IA keenamnya dengan mereka itu; dan tiada lebih dan tiada kurang
daripada demikian itu malainkan IA jua serta mereka itu.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti firman Allah swt : &amp;nbsp;&quot;Kami lebih
dekat daripada urat leher mereka”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;6.&lt;/b&gt;Dengarkan hai Talib (pelajar) WA HUA MA
AKUM &amp;nbsp;(dan DIA beserta kamu), tiada di luar dan tiada di dalam, dan tiada
di atas dan tiada di bawah, dan tiada di kiri dan tiada di kanan, &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti firman Allah swt : IA jua yang Dahulu
(Awal) dan IA jua yang Kemudian (Akhir) dan IA jua yang Nyata (Dzahir) dan IA
jua yang Tersembunyi (Batin).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Ibarat tamsil seperti sebuah Pohon : Namanya
(pohon) limau atau yang lain dari (pohon) limau. Daunnya lain, dahannya lain,
bunganya lain, buahnya lain, akarnya lain. Pada hakekatnya sekalian itu (pohon)
limau jua. walaupun namanya dan rupanya dan warnanya berbeda-beda hakekatnya
esa jua..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kalau demikian hendaklah semua orang
harus&amp;nbsp; mengenal Allah swt seperti isyarat Rasullulah saw : &quot;Barang siapa
mengenal dirinya maka akan mengenal Tuhannya”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;7.&lt;/b&gt; Bermula sabda Rasullulah saw dengan
diisyaratkan jua. walaupun pada Syariat rupanya macam-macam namun pada Hakekat
Esa jua, seperti kata syair :&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kekasihku, tubuh dan nyawa rupanya jua,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Siapa tubuh? Siapa nyawa?…. sekalian alam ini
rupanya jua&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Segala rupa yang baik dan arti yang suci itu
pun rupanya jua,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Segala barang yang datang kepada
penglihatanku itu pun rupanya jua.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti firman Allah swt : ‘Kemana mukamu kau
hadapkan, maka di sana
ada Dzat Allah;. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Tamsil, seperti susu dan minyak sapi, namanya
dua, hakekatnya satu jua. Kesudahannya susu lenyap apabila ia diputar… minyak
jua kekal sendirinya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;8.&lt;/b&gt;Sekali-kali tidak tertukar seperti sabda
Rasullulah saw: Barangsiapa mengenal dirinya dengan fananya, bahwasanya
mengenal ia Tuhannya dan Baqalah ia beserta Tuhannya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti mengetahui ruh dengan badan; Ruh
muhit (hidup) pada badan pun tiada, dalam badan pun tiada, di luar badan pun
tiada.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Demikian juga Tuhan; pada sekalian alam pun
tiada, dalam alam pun tiada, di luar alam pun tiada. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti permata cincin dengan cahayanya,
dalam permata pun tiada cahayanya, di luar permata pun tiada cahayanya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;9.&lt;/b&gt;Karena itu kata Saidina Ali : ‘Tiada ku
lihat melainkan ku lihat Allah di dalamnya’ &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Mansur Al-Hallaj pun berkata dengan sangat
berahinya: Ana Al-Hak (Akulah yang Sebenarnya. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kata sufi Yazid : Maha suci aku, siapa besar
seperti aku.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kata Syeikh Junaid : Tiada di dalam jubahku
ini melainkan Allah. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kata Sayyid Nasimi : Bahwa Akulah Allah. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kata Maksudi : Dzat Allah yang Qadim, itulah
dzat ku sekarang.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kata Maulana Rumi : Alam ini belum, aku ada,
Adam pun belum, aku ada, sesuatupun belum, aku ada, berahikan Qadim ku jua.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kata Sultan Asyikin Syeikh Ali Abul Wafa :
Segala wujud itu WujudNya jangan kau sekutukan dengan yang lain; Apabila kau
lihatNya bagiNya dengan dia, maka sujudlah engkau sana tiada berdosa.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;Maka kata kitab Gulshan :&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&quot;Hai semua Islam, jika kau ketahui berhala
itu apa..? maka ketahui olehmu bahwa yang jalan itu pada menyembah berhala,..
beragama tanpa pengetahuan yamg benar jadi sesat&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;(Peringatan: Kandungan kitab ini amat berat
bagi pemikiran yang tidak paham, jangan membuat kesimpulan sendiri.., )&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;10. &lt;/b&gt;Sebab demikian maka Syeikh Aynul Qudat
menyembah anjing mengatakan : &quot;Hadha Rabbi (Inilah Tuhanku)”, karena anjing itu
tidak dilihatnya, hanya dilihatnya Tuhannya jua. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti orang melihat kepada cermin, mukanya
jua yang dilihatnya, cermin ghaib dari penglihatannya, karena alam ini pada
penglihatannya seperti bayang-bayang jua,…. rupanya ada Hakekatnya tiada. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Nisbat kepada Hak Allah swt tiada nisbat
kepada kita, adalah karena kita memandang dengan hijab. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti Sabda Rasullulah saw: Siapa mengenal
dirinya sesungguhnya ia mengenal Tuhannya; dengan isyaratkan jua, … pada
Hakekatnya dikenal pun Ia, mengenal pun Ia juga.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;11.&lt;/b&gt; Seperti Sabda Rasullulah saw: Barangsiapa
mengenal Allah lanjuti lidahnya, takkala pertama mengetahui… siapa mengenal
dirinya…, setelah sampai kepada… sesungguhnya mengenal Tuhannya,… maka Ia
Sendiri NYA. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Maka Sabda Rasullulah saw: Barangsiapa
mengenal Allah maka kelulah lidahnya; … artinya tempat berkata tiada lagi.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;12.&lt;/b&gt; Seperti kata Syeikh Muhyil Din Arabi:
Sesungguhnya Allah adalah Rahasiam, …. &amp;nbsp;itupun isyarat kepada:
‘Barangsiapa mengenal dirinya sesungguhnya ia mengenal Tuhannya jua’.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Syair Muhyil Din Arabi :&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Jika engkau orang bermata, bermula hamba itu
kenyataan Tuhan, jika engkau orang berbudi maka segala sesuatu yang engkau
lihat ini keadaan NYA, dan jika engkau orang bermata dan berbudi, maka apakah
yang engkau lihat? hanya segala sesuatu itu di dalam NYA melainkan dengan
segala rupa.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti Firman Allah swt:&amp;nbsp; &quot;Ia itu
beserta kamu di mana kamu berada”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kata Syeikh Muhyil Din Arabi dalam bentuk
syair: &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kamilah huruf yang Maha Tinggi tiada
berpindah, &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Dan yang tergantung dengan istananya di atas
puncak gunung. Aku engkau di dalamnya, dan kami engkau dan engkau,.. Ia, …maka
sekalian dalam Itu &amp;nbsp;Ia, ….. &amp;nbsp;maka bertanyalah engkau kepada
barangsiapa yang telah wasal (sampai kepada Allah).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;13.&lt;/b&gt; Hai Pelajar, mengetahui &quot;Siapa mengenal
diri mengenal Tuhannya.” bukan mengenal jantung atau paru-paru, bukan mengenal
kaki dan tangan. Makna &quot;Siapa mengenal diri…” adanya dengan ada Tuhannya Esa
jua. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti kata Syeikh Junaid: &quot;Warna air itu
warna bejananya” .&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti kata syair:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Sesungguhnya telah tersembunyilah engkau maka&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;tiada dapat dilihat oleh segala mata;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Maka betapa dilihat oleh segala mata&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Karena&lt;/em&gt;&lt;em&gt;
 Ia&lt;/em&gt;&lt;em&gt; terdinding oleh
adaNya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kata Syeikh Muhyildin Arabi:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Jika pergilah aku menuntut Dia,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;tiadalah berkesudahan tuntutku,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;jika datang aku ke hadiratNya,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Ia liar daripadaku;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Tidak aku melihat Dia,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Ia tidak jauh daripada penglihatanku,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Bermula: Ia ada dalamku dan tiada aku bertemu
pada seumurku.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Maka ini lagi kata Syeikh Junaid: Adamu ini
dosa, tiada dosa seperti ini.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;14.&lt;/b&gt; Barangkali engkau pun satu wujud, Hak
Allah pun satu wujud, &quot;Sharika lahu” (engkau mensyirikanNya) datang karena Hak
Allah : &quot;Wahdahu la shararika lahu” : (tiada sekutu bagiNya), tiada wujud lain
hanya wujud Hak Allah. Seperti laut dan ombak.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Firman Allah :” Kemana mukamu kau hadapkan,
maka di sana
ada Dzat Allah”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kata Maulana Abdul Rahman Jami :&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Sekampung sekedudukan, sekalian itu Ia jua,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Pada telekung segala minta makan dan pada
atlas segala raja-raja itu pun Ia jua. Pada segala perhimpunan dan perceraian
dan rumah yang tersembunyi dan yang berhimpun itu pun Ia jua, Demi Allah
sekaliannya Ia jua.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;15.&lt;/b&gt; Seperti sebiji benih pohon, di dalamnya
terdapat sepohon utuh pohon kayu yang lengkap. Asalnya biji benih itu jua,
setelah menjadi pohon kayu yang tumbuh besar, biji benih itu pun ghaib (tidak
kelihatan) pohon kayu itu juga yang kelihatan. Warnanya pohon pun
bermacam-macam, rasa buahnya pun bermacam-macam, tetapi asalnya adalah dari
sebiji benih itu jua,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti firman Allah: ami tuangkan dengan
suatu air dan Kami lebihkan setengah atas sesetengahnya pada rasa makanan.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Perhatikan juga, seperti air hujan dalam
tanam-tanaman. Air hujan itu jua yang meresapi pada sekalian tanaman dan
bermacam-macam juga rasanya. Pada buah limau masam rasanya, pada pohon tebu
manis rasanya, pada mambau pahit rasanya, masing-masing membawa rasanya. Tetapi
pada hakekatnya air hujan itu jua pada sekalian tanaman itu.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Satu lagi, seperti Matahari dengan panasnya,
&amp;nbsp;menyinari bunga atau pohon-pohon, namun ia tidak peroleh bau daripada
bunga (maksudnya bau bunga itu tidak memberi bau kepada panas). Jikalau najis
pun demikian juga. Jangan syak di sini karena syak itu adalah hijab.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;16. &lt;/b&gt;Karena atas bekas Jalal dan atas bekas
Mazhar Jamal tidak ia berpisah, maka Kamal namanya. Nama Al Muiz tiada
bercerai, nama Al Latif dan Al Qahar tiada berpisah. Dan syirik pun bekasNYA
jua:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti kata Shah Nikmatullah:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kulihat Allah pada keadaanku dengan
PenglihatanNYA,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Bermula: keadaanku itu KeadaanNYA,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Maka tilik kepadaNYA dengan tilik
daripadaNYA.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kekasihku, pada segala lain daripadaku,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Ber-awal: padaku AdaNya itu dengan keadaanku
satu jua.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Inilah Sifat: ‘Siapa yang mengenal diri maka
mengenal Tuhannya, itupun permulaan jua’.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;17.&lt;/b&gt; Firman Allah swt: QS As Syafaat (37: 96)
&quot;Bahwa Allah menjadikan kamu dan perbuatan kamu”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Dan lagi Firman Allah swt: QS Hud (11:56)
Tiada sesuatu yang melata di muka bumi, melainkan Dialah yang menguasainya.
Sesungguhnya Tuhanku di jalan yang lurus.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Dan lagi sabda Rasullulah saw: &quot;Tiada daya
dan upaya kecuali dengan seizin Allah”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Sabda Rasullulah lagi: &quot;Tidak bergerak suatu
zarah kecuali dengan izin Allah”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Sabda Rasullulah lagi: :Baik dan buruk itu
datang daripada Allah swt.”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Firman Allah swt,&amp;nbsp; QS Al-Mursalat
(77:30) &quot;Dan tidak berkehendak mereka itu seorang jua pun melainkan dengan
kehendak Allah jua”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;18.&lt;/b&gt; Sekalian dalil dan hadist ini isyarat
kepada : Siapa yang mengenal diri maka mengenal Tuhannya, lain dari padanya
tiada.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Dan kata Syeikh Muhyildin Arabi:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Telah haramlah atas segala yang berahi bahwa
memandang lain daripada NYA,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Apabila ada keadaan Allah dengan cahayaNYA
gilang gemilang.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Segala sesuatu yang ku katakan bahwa Engkau
jua Esa, tiada lain&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Suatupun daripadaMu maka barang lain daripada
Mu itu seperti hamba adanya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti Firman Allah saw: QS Ar-Rahman (55:
29) &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&quot;Segala apapun melainkan dalam kelakuanNYA”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;19. &lt;/b&gt;Pada dzahirNya bermacam-macam, tetapi
pada DzatNya tidak bermacam-macam dan tiada berubah &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti Firman Allah QS Al Hadid 57: 3.”Dia
Yang Awal, Yang Akhir, Yang Dzahir dan Yang Batin”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;AwalNya tidak ketahuan akhirNya tidak
berkesudahan dzahirNya amat tersembunyi dengan batinNya tidak kedapatan.
Memandang diriNya dengan diriNya, melihat diriNya dengan DzatNya dengan
SifatNya dengan AfaalNya dengan AtharNya (bekasnya). Sungguhpun namaNya empat
tetapi hakekatNya esa.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti kata Syeikh Muhyildin Arabi :
&quot;Menunjukkan AdaNya dengan AdaNya”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Sementara itu, Imam Muhammad Ghazzali
berkata: &quot;Alam ini daripadaNya dengan Dialah sekalianya Dia”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kata Kimiyai Saadat:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&quot;&amp;nbsp;Wujud kami daripadaNya dan kuasa kami
dengan Dia”,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&quot;Tiada bedanya antaraku dan Tuhanku melainkan
dengan dua martabat. Martabat Tuhan dan Martabat hamba”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Inilah ibaratnya kalimat : &quot;Siapa yang
mengenal dirinya mengenal ia Tuhannya”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;20. &lt;/b&gt;Allah swt tidak bertempat dan tidak
bermisal. Mana ada tempat jika lain daripadaNya tiada? Mana tempat?, mana
missal?, mana warna?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Hamba pun demikian hendaknya jangan
bertempat, jangan bermisal, karena sifat hamba adalah sifat Tuhannya, seperti
kata-kata berikut:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&quot;Apabila sempurna Fakir, maka Ia itu Allah
dan hidupNya dengan hidup Allah”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Maulana Abdul Rahman Jami berkata:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kepada kekasih yang tidak berwarna itu
(Allah) kau kehendak, &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Hai hati, jangan kau padamkan kepada warna..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Hai hati, bahwa segala warna daripada tidak
berwarna datangnya, &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Hai hati, barangsiapa mengambil warna
daripada Allah itulah terlebih baik, &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Hai hati !&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;21.&lt;/b&gt; Yakni yang asalnya tidak berwarna dan
tidak berupa. Segala rupa yang dapat dilihat dan dapat dibicarakan, sekalian
makhluk jua pada ibaratnya. Barangsiapa menyembah makhluk, ia itu musyrik
(menyekutukan Allah), seperti menyembah orang mati, jantung dan paru-paru,
sekalian itu berhala jua hukumnya. Barangsiapa menyembah berhala, ia itu kafi.,
&amp;nbsp;kami berlindung dengan Allah daripadanya, Allah yang lebih mengetahui.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;22.&lt;/b&gt; Jika demikian mengapa memandang seperti
ombak dan laut? padahal kedua-duanya Esa jua…&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;23. &lt;/b&gt;Seperti kata syair:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Asalnya satu jua warnanya bermacam-macam&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Rahasia ini bagi orang yang tahu saja dapat
memakainya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Syairnya lagi:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Berahi dan yang berahi dan yang
diberahikan itu ketiga-tiganya Esa jua&lt;/em&gt;&lt;em&gt; Apabila pertemuan tiada, perpisahan dimana
akan ada?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;

&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;24. &lt;/b&gt;Mengapa dikatakan bertemu dan berpisah
itu dua? Hendaknya bagi yang mengetahui hakekatnya tiada dua. Seperti ombak dan
laut esa jua, pada dzahirnya saja dua, tetapi bertemu pun tidak berpisah pun
tidak, di dalamnya tiada di luarnya pun tiada.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti kata Ghawth : Mana lagi acara ibadah
yang lebih dari berjumpa kepadaMu ya Tuhanku?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Firman Allah swt : Sembahyang yang di
dalamnya tiada lain selain Aku, dan yang menyembah ghaib.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Nyatalah disini bahwa yang disembah pun Ia
jua, yang menyembah pun Hak. Seperti kata Mashakikh:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&quot;Tiada mengenal Allah hanya Allah”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&quot;Tiada mengetahui Allah hanya Allah”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&quot;Tiada melihat Allah hanya Allah”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Dan seperti kata Shibli:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Aku seperti katak tinggal dalam laut&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Jika kubukakan mulutku niscaya dipenuhi air;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Jika aku diam niscaya matilah aku dalam
percintaanku.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;25. &lt;/b&gt;Isyarat daripada Syeikh Sakdul Din :
Jangan lagi dicari tidak akan diperoleh, jangan lagi dipandang tiada dilihat,
karena perbuatan kita itu seperti angin di laut. Jikalau berhenti angin ombak
pulang kepada asalnya..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti Firman Allah QS Al Fajr 89: 27,28:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;Hai jiwa-jiwa yang tenang (Mutmainah),
kembalilah kamu kepada Tuhanmu dengan redha dan diredhai, maka masuklah ke
dalam surgaKu.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Artinya datangnya daripada laut (Dzat Allah),
pulang pun kepada laut (Dzat Allah) jua.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti kata-kata:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Surga orang zahid (peribadah) bidadari dan
mahligai,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Surga orang berahi (kekasih) kepada
perbendaharaan yang tersembunyi (Dzat Allah).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;26.&lt;/b&gt; Di situlah tempat tinggal orang yang
berahi kepada Allah, berahikan surga pun tidak, dengan neraka pun dia tidak
takut, karena pada orang berahi yang wasal jannah (sampai surga), itulah yang
dikatakan dalam firman Allah QS Al Fajr 89:29,30 : &quot;Masuklah kamu dalam
golongan hambaKu, dan masuklah kamu ke dalam surgaKu”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Pulang ia kepada tempat perbandaharaan yang
tersembunyi (Dzat Allah).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti kata ahli Makrifatullah: &quot;Barang
siapa mengenal Allah maka ia itu musyrik, kenapa musyrik..? Karena ada dua…”&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Dan juga kata ahli Allah: Yang fakir itu
hitam (tiada) mukanya pada kedua negeri (Dzahir dan batin, yang ada hanya wajah
Allah)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Dan Lagi: Aku telah karamlah pada laut yang
tidak bersisi Dzat Allah,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Maka lenyaplah aku di dalamnya,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Daripada ada dan tiada pun aku tiadalah tahu.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kata syair: Kembalilah aku daripada menuntut
dan yang dituntut.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Dan berhimpunlah aku antara yang memberi
karunia dan yang dikaruniai,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Dan kembalilah pada aku bagi adaMu.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Tiada engkau di dalamnya dan tiada aku.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kata Syeikh Attar pula: Kembalilah, dari
melihat tamasya tepuk dan tari,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;Nyawa pun diberi selesailah ia daripada
tuntut.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Lagi kata: Kertas pun dibakar dan pinsil pun
dipatahkan dan dakwa pun ditumpahkan dan nafas pun ditarik.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Lagi kata: Tuntut pun seteru dan kehendak pun
sia-sia, dan wujud pun jadi dinding (hijab) tidak dapat diperoleh menghendaki
damping dan cita, yang hadir segala nafs pun menjauhkan (menghijab).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;27. &lt;/b&gt;Inilah kesudahan sekalian, inilah yang
dikatakan Fana, inilah yang dikatakan alam Lahut, dapat juga dikatakan wasal
(sampai), dikatakan mabuk (berahi Allah) .&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Inilah kata Shah Ali Barizi: &quot;Kepada pintu
negeri yang Fana (yang tinggal hanya Allah) sujudlah aku”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Ku bukakan kepalaku, maka pertunjukanlah
mukaMu kepadaku.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Kata orang Pasai: Jika tidak tertutup maka
tidak bertemu (Dzat Allah). yaitu, menjadi seperti dahulu kala seperti di alam
Lahut, takkala dalam perbendaharaan tersembunyi, serta dengan TuhanNya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti biji benih dalam pohon, sungguhpun
dzahirnya tidak kelihatan, hakekatnya Esa jua. Sebab itulah Mansur Al Halaj
menyatakan: &quot;Ana Al Hak” (Akulah Hak), manakala sebagian sufi yang lain
menyatakan: Anallah (Aku Allah), karena adanya dirinya tidaklah dilihatnya lagi
telah Fana, yang tinggal hanya Allah.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;28. &lt;/b&gt;Inilah artinya: &quot;Yang fakir itu tiada
suatu pun padanya”. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Maka firman Allah dalam Hadis Qudsi:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Tidur fakir itu tidurKu,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Makan fakir itu makanKu,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Dan minum fakir itu minumKu.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Firman Allah: &quot;Manusia itu adalah RahasiaKu
dan Aku Rahasianya dan Sifatnya”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Berkata pula Uways Al Qarani: Yang fakir itu
hidup dengan hidup Allah, dan sukanya dengan Kesukaan Allah.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti kata Mashaikh: &quot;Barangsiapa yang
mengenal Allah maka ia akan menyenkutukannya, dan barangsiapa mengenal dirinya
maka ia itu kafir”.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti kata Syeikh Muhyil Din Ibnu Arabi:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Yang Makrifat itu dinding bagiNya,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Jikalau tiada wujud kedua (alam) niscaya
nyatalah AdaNya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;29. &lt;/b&gt;Karena belajar dan makrifat, rindu dan
merindu, sekaliannya itu, pada iktibarnya adalah sifat hamba juga, jikalau
sekalian itu tiadalah padanya, maka lenyaplah ia. Karena dzatnya dan sifatnya
nisbat kepada Allah swt jua, jikalau barangkali tiada ia, maka sifat hamba,
seperti sifat ombak, pulang ke laut (Dzat).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Inilah makna Firman Allah &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;QS Fajr 89:28: Pulang kepada Tuhannya dengan
redha dan diredhai. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Dan makna QS Al Baqarah 2:156: Daripada Allah
kami datang dan kepada Allah kami kembali.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Dan Firman Allah: QS Al Qashash 28:88:
Tiap-tiap sesuatu binasa kecuali wajah Allah. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Dan juga Firman Allah QS Ar Rahman 55:26,27:
Segala sesuatu akan fana, dan yang kekal Dzat Tuhanmu yang empunya Kebesaran
dan Kemuliaan.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;30. &lt;/b&gt;Jikalau masih ada lagi citanya, rasanya
dan lezatnya itu bermakna sifatnya dua jua, seperti musyahadah pun dua lagi
hukumnya. Dan jika lagi syuhud pun masih ada dua kehendaknya:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seperti rasa, yang dirasa dan merasa pun
hendaknya, seperti mencinta dan dicinta hendaknya, masih dua belum lagi Esa.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Sekalian sifat itu pada iktibarnya dua juga,
seperti ombak pada ombaknya laut pada lautnya,, belum lagi (kembali ke) laut.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Apabila ombak dan laut sudah menjadi satu,
muqabalah pun tidaklah, musyahadah pun tidaklah, makanya hanya fana dengan fana
jua. Tetapi jika dengan fananya itupun, jika diketahuinya, maka belum bertemu
dengan fana, karena ia lagi ingat akan fananya. Itu masih lagi dua sifatnya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;31. &lt;/b&gt;Seperti kata Syeikh Attar:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Jalan orang berahi (kepada Allah) yang wasil
(sampai) kepada kekasihnya itu, maka orang itu satupun tidaklah dilihatnya,
segala orang yang melihat dia itu, dan alam itu pun tiadalah dilihatnya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Lagi kata Syeikh Attar:&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Jangan ada semata-mata, inilah jalan kamil,&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Jangan bermuka dua, inilah sebenarnya wasil.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Karena arti wasil bukan dua (tetapi
Esa). Yakni syak dan yakin tidaklah ada padanya, maka wasillah.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;



&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Namanya Ilmul yakin, mengetahui dengan yakin,
Ainul yakin yaitu melihat dengan yakin, dan Haqqul yakin yaitu sebenar yakin..
yakin adanya dengan ada Tuhannya Esa jua.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;

&lt;/span&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;Maksudnya apabila sempurna fakirnya (fana)
maka ia itu Allah, &lt;br&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align:justify&quot; align=&quot;center&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Selesai&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState=&quot;false&quot; LatentStyleCount=&quot;156&quot;&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object
 classid=&quot;clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D&quot; id=ieooui&gt;&lt;/object&gt;
&lt;style&gt;
st1&amp;#92;:*{behavior:url(#ieooui) }
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-parent:&quot;&quot;;
 mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
 mso-para-margin:0in;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:10.0pt;
 font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
 mso-ansi-language:#0400;
 mso-fareast-language:#0400;
 mso-bidi-language:#0400;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://raunsabalik.ucoz.com/news/kitab_al_muntahi_karya_syekh_hamzah_fansuri/2013-09-17-83</link>
			<category>Tasawuf dan Sufisme</category>
			<dc:creator>dash</dc:creator>
			<guid>https://raunsabalik.ucoz.com/news/kitab_al_muntahi_karya_syekh_hamzah_fansuri/2013-09-17-83</guid>
			<pubDate>Tue, 17 Sep 2013 06:47:20 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>BERMACAM PENYIMPAN KATO PASAMBAHAN</title>
			<description>&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;div align=&quot;left&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;I&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Nan sapanjang kato Datuak (Sutan).... ,itulah kato nan sabananyo,nan bak ibaraik urang mandaki,gunuang tinggi ka didaki,jalan nan rombo nan ka dituruik,hanyo sekarang iko kini,malakik jauah ka dijalang,manjalang dakek ka disambah,kato dilatak dalam barih,bana disimpan dilimbago,mananti Datuak (Sutan) sakutiko.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;div align=&quot;left&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br&gt;II&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Nan sapanjang kato Datuak (Sutan) tadi,nan bak ibaraik kato bida,bak umpamo kapa balayia,balayie dilauik lapeh,gadang dialam nan sajati,di tanah Mdinangkabau,di pan&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;dang ilia jo mudiak,diliek kiri jo kanan,patuik rundiang dilatakkan,samantaro kami baiyo,sifat mana...</description>
			<content:encoded>&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;div align=&quot;left&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;I&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Nan sapanjang kato Datuak (Sutan).... ,itulah kato nan sabananyo,nan bak ibaraik urang mandaki,gunuang tinggi ka didaki,jalan nan rombo nan ka dituruik,hanyo sekarang iko kini,malakik jauah ka dijalang,manjalang dakek ka disambah,kato dilatak dalam barih,bana disimpan dilimbago,mananti Datuak (Sutan) sakutiko.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;div align=&quot;left&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br&gt;II&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Nan sapanjang kato Datuak (Sutan) tadi,nan bak ibaraik kato bida,bak umpamo kapa balayia,balayie dilauik lapeh,gadang dialam nan sajati,di tanah Mdinangkabau,di pan&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;dang ilia jo mudiak,diliek kiri jo kanan,patuik rundiang dilatakkan,samantaro kami baiyo,sifat mananti malah Datuak(Sutan)...&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;div align=&quot;left&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;III&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Sapanjang kato Datuak (Sutan),iyolah kato sabananyo..umpamo urang manyumpik,dicari katiko baiek,dipandang galah salapan,lalu bajalan inyo sakali,etan kapadang ribu-ribu,Satibo inyo disinan,dipandang hilie jo mudiak,diliek kiri jo kanan,tampak rimbo nan satumpak,jalehlah kayu nan sabatang,dirintiak sampai kasinan,mamandang tadah kaateh,tampaklah anak buruang nuri,sadang malapeh lapeh payah.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Diambiak sumpitan gadang,sarato damak nan baipuah,lalu disumpik nan sakali,nan bak kapeh panuahlah damak,satibo damak diateh,bagaluik jo bungo kambang,babenda jo buah ranun,balunta lunta jo kabuik,babega bega jo awan.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Nan bak sapatah kato adat,bak patitiah cupak jo gantang,batanak sagantang matah,nuri batambah jinak juo,sapanjang pinta jo pinto dari ambo,diwalakkan kalam sakutiko,sifat mananti malah Datuak (Sutan)..&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;&lt;div align=&quot;left&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br&gt;IV&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Dek gunuang tapatan kabuik,disungai jalo bamain,kapadang marantang tali,karimbo bakarek kayu,tabiang ditungkek dengan janji,rimbo dialah jo mufakat,tagak dek duduak di nan rapek,limbago basidang dalam adat,supayo rantak nak saragam,supayo lenggang nak sarayun,suto jo turak nak salasai,nak samo naik kantakkan,diulua kato jo mufakat,mananti Datuak (Sutan) sakutiko....&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;V&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;Sapanjang panitahan Datuak (Sutan) tadi,itulah kato nan sabananyo,bak ibaraik urang babiduak,rintang dek ombak nan baguluang,mabuak dek riak turun naiek,raso dek oleang kiri kanan,duduak bamanuang juru mudi,lah dipandang ilie jo mudiek,lah diliek kiri jo kanan,tampaklah pulau nan sabuah,dikesuik kamudi kasinan,lah dicubo jo kayuah dapo,lah diajak jo kayuah surang,pulau batambah hampia juo.Nan sakarang iko kini,malakik haluan ditumbuakkan,manjalang galah diantakkan,dilatakkan kato jo mufakat,mananti Datuak (Sutan)sakutiko...&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;b&gt;VI&lt;/b&gt;&lt;br&gt;Lah sampai dek datuak (Sutan).,nan sapanjang kato Datuak (Sutan),itulah kato sabananyo,tapi samantangpun baitu,bak ibaraik alang alang,dikarang tonggak jo bingkai,ditutuik jo karateh outiah,dibari baikua bakipeh kipeh,tarantang bana jo taraju,dilapeh sadang bak kini.etan ka angin nan baseru,iyo kaawan nan bajuju,satibo inyo disinan, bapunta punta jo awan babega bega jo kabuik,badan jauah bunyi lah hampia,di pacik kumpalan banang,jangko tagang dikanduri,taraso kandua dipatagang,kok putuih sadang bak kini,malakik banang ka kumpalan,manjalang tangan ka taraju,dilatakkan dalam barieh bana,kato diambiak jo mufakat,mananti Datuak (Sutan) samantaro....&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;b&gt;VII&lt;/b&gt;&lt;br&gt;Nan sapanjang kato datuak (Sutan),.lah ibaraik ambacang jatuah,timpo batimpo jatuah ka bawah,ambo ditimpo dek bicaro,bicaro nan datang dari Datuak (Sutan),kato talayang kapado ambo,bunyi lah samo kito danga,rupo lah samo kitp liek,tapi samantangpun baitu,nan bak santano urang balyia,kapa laju tujuan sampai,manuju tabiang baharullah.&lt;br&gt;Sauah jatuah laie baguluang,nakhodo turun ka kamudi.Baa sakarang iko kini,kilek baliuang lah ka kaki kilejk camin lah ka muko,lah nampak putiak nan bakuncuang,atau didalam bungo kambang,supayo nak asah jadi buah,kato dilatak dalam barieh,bana di simpan di limbago,mananti Datuak (Sutan) sakutiko,sakian sambah pado Datuak (Sutan)...&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;b&gt;VIII&lt;/b&gt;&lt;br&gt;nan sapanjang kato Datuak (Sutan),iyolah kato sabananyo,tapi samantangpun baitu,bak umpamo buruang pipik,babondoang kiri jo kanan,tabang ka padang ribu ribu,iyo karimbo nan satumpak,sadang mamakan buah rumpuik,Litak lapeh awieh pun tibo,diminum ambun nan satitiak,sajuak nan bukan alang kapalang,bak paneh di timpo hujan,tarang bak umpamo bulan panuah,mambayang bayang kamuko,mancayo ka utak banak,sajuak hati bukan kapalang,sabab lah sudah makan minum,mukasuik bana dalam hati,manjalang pinang nan sabatang,pulang ka asa mulo jadi.Nan sakarang iko kini,malakik kaki basitumpu,manjalang sayok ka dikirai,kato dilatak dalam barih,bana disimpan di limbago,mananti Datuak (Sutan) sakutiko.....&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;b&gt;IX&lt;/b&gt;&lt;br&gt;Layang malayang sambah datang,timpo batimpo salam tibo,nan talayang kapado ambo.Didanga lah baiek bunyi,di pandang lah elok rupo,tapi samantangpun baitu,ibaraik badan diri ambo,ibaraik rang mangaie tapi sungai,sadang dirintang aie ilie,sadang di mabuak dek galombang,iyo di alun alun buieh.&lt;br&gt;Tali tagang piapung hilang,kaie disemba dek gurami,duduak takajuik tukang panciang,kaie putuih bananglah kusuik,baa sakarang iko kini,samantaro banang dikumpalan,di walakkan kalam sakutiko,sifat mananti malah Datuak (Sutan)....&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div startcont=&quot;this&quot; align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span startcont=&quot;this&quot; style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 8pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 8pt;&quot;&gt;referensi :&lt;br&gt;H.Idrus Hakimy Dt.Rajo Panghulu&lt;br&gt;Pegangan Penghulu,Bundo kanduang dan Pidato Alua Pasambahan Adat Minangkabau&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div startcont=&quot;this&quot; align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://raunsabalik.ucoz.com/news/bermacam_penyimpan_kato_pasambahan/2013-09-17-82</link>
			<category>Minangkabau</category>
			<dc:creator>dash</dc:creator>
			<guid>https://raunsabalik.ucoz.com/news/bermacam_penyimpan_kato_pasambahan/2013-09-17-82</guid>
			<pubDate>Tue, 17 Sep 2013 02:29:10 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>HAKIKAT BISMILLAH</title>
			<description>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Dalam suatu hadis Nabi SAW bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;&quot;Dalam kandungan setiap kitab-kitab Allah yang diturunkan,semuanya ada didalam Al-Quran.Dalam seluruh kandungan Al-Quran ada didalam Al-Fatihah,dan semua yang ada didalam kandungan Al-Fatihah ada didalam Bismillahirrahmanirrahiim&quot;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Bahkan dalam hadis lain dikatakan &lt;a href=&quot;http://raunsabalik.ucoz.com/news/hakikat_bismillah/2013-09-04-81&quot; title=&quot;Bismillahirrahmanirrahiim&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Bismillahirrahmanirrahiim&quot; src=&quot;https://raunsabalik.ucoz.com/C10.jpg&quot; align=&quot;right&quot; height=&quot;123&quot; width=&quot;164&quot;&gt;&lt;/a&gt;bahwa setiap yang ada didalam kandungan Bismillahirrahmanirrahiim ada di dalam huruf Baa&apos;,dan setiap yang terkandung didalam huruf Baa&apos;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt; font-family: Arial;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt; font-family: Arial;&quot;&gt;b...</description>
			<content:encoded>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Dalam suatu hadis Nabi SAW bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;&quot;Dalam kandungan setiap kitab-kitab Allah yang diturunkan,semuanya ada didalam Al-Quran.Dalam seluruh kandungan Al-Quran ada didalam Al-Fatihah,dan semua yang ada didalam kandungan Al-Fatihah ada didalam Bismillahirrahmanirrahiim&quot;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Bahkan dalam hadis lain dikatakan &lt;a href=&quot;http://raunsabalik.ucoz.com/news/hakikat_bismillah/2013-09-04-81&quot; title=&quot;Bismillahirrahmanirrahiim&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Bismillahirrahmanirrahiim&quot; src=&quot;https://raunsabalik.ucoz.com/C10.jpg&quot; align=&quot;right&quot; height=&quot;123&quot; width=&quot;164&quot;&gt;&lt;/a&gt;bahwa setiap yang ada didalam kandungan Bismillahirrahmanirrahiim ada di dalam huruf Baa&apos;,dan setiap yang terkandung didalam huruf Baa&apos;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt; font-family: Arial;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt; font-family: Arial;&quot;&gt;berada didalam titik yang berada di dalam huruf Baa&apos;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:WordDocument&gt;
 &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;
 &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;
 &lt;w:PunctuationKerning/&gt;
 &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;
 &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;
 &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;
 &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;
 &lt;w:Compatibility&gt;
 &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;
 &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;
 &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;
 &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;
 &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;
 &lt;/w:Compatibility&gt;
 &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;
 &lt;/w:WordDocument&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState=&quot;false&quot; LatentStyleCount=&quot;156&quot;&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object
 classid=&quot;clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D&quot; id=ieooui&gt;&lt;/object&gt;
&lt;style&gt;
st1&amp;#92;:*{behavior:url(#ieooui) }
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-parent:&quot;&quot;;
 mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
 mso-para-margin:0in;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:10.0pt;
 font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
 mso-ansi-language:#0400;
 mso-fareast-language:#0400;
 mso-bidi-language:#0400;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;

&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;Sebagian para Arifin menegaskan, &quot;Dalam perspektif orang
yang ma’rifat kepada Allah, Bismillaahirrahmaanirrahim itu kedudukannya sama
dengan &quot;kun” dari Allah”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;
Perlu diketahui bahwa pembahasan mengenai Bismillahirrahmaanirrahiim banyak
ditinjau dari berbagai segi, baik dari segi gramatikal (Nahwu dan sharaf)
ataupun segi bahasa (etimologis), disamping tinjuan dari materi huruf, bentuk,
karakteristik, kedudukan, susunannya serta keistemewaanya atas huruf-huruf
lainnya yang ada dalam Surat Pembuka Al-Qur’an, kristalisasi dan spesifikasi
huruf-huruf yang ada dalam huruf Baa’, manfaat dan rahasianya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;
Tujuan kami bukan mengupas semua itu, tetapi lebih pada esensi atau hakikat
makna terdalam yang relevan dengan segala hal di sisi Allah swt, Pembahasannya
akan saling berkelin dan satu sama lainnya, karena seluruh tujuannya adalah
Ma’rifat kepada Allah swt.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;
Kami memang berada di gerbangNya, dan setiap ada limpahan baru di dalam jiwa
maka ar-Ruhul Amin turun di dalam kalbunya kertas. Ketahuilah bahwa Titik yang
berada dibawah huruf Baa’ adalah awal mula setiap surat dan Kitab Allah Ta’ala. Sebab huruf itu
sendiri tersusun darititik, dan sudah semestinya setiap Surat ada huruf yang menjadi awalnya,
sedangkan setiap huruf itu ada titik yang menjadi awalnya huruf. Karena itu
menjadi keniscayaan bahwa titik itu sendiri adalah awal dan pada setiap surat dan Kitab Allah
Ta’ala.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Kerangka hubungan antara huruf Baa’
dengan Tititknya secara komprehensfih akan dijeaskan berikut nanti. Bahwa Baa’
dalam setiap surat itu sendiri sebagai keharusan adanya dalam Basmalah bagi
setiap surat, bahkan di dalam surat Al-Baqarah. Huruf Baa’itu sendiri mengawali
ayat dalam surat tersebut. Karena itu dalam konteks inilah setiap surat dalam
Al-Qur’an mesti diawali dengan Baa’ sebagaimana dalam hadits di atas, bahwa
seluruh kandungan Al-Qur’an itu ada dalam surah Al-Fatihah, tersimpul lagi di
dalam Basmalah, dan tersimpul lagi dalam Huruf Baa’, akhirnya pada titik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Hal yang sama , Allah SWT dengan
seluruh yang ada secara paripurna sama sekali tidak terbagi-bagi dan
terpisah-pisah. Titik sendiri merupakan syarat-syarat dzat Allah Ta’ala yang
tersembunyi dibalik khasanahnya ketika dalam penampakkan-Nya terhadap
mahlukNya. Amboi, titik itu tidak tampak dan tidak Layak lagi bagi anda untuk dibaca
selamanya mengingat kediaman dan kesuciannya dari segala batasan, dari satu
makhraj ke makhraj lainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;
Sebab ia adalah jiwa dari seluruh huruf yang keluar dari seluruh tempat
keluarnya huruf. Maka,camkanlah, dengan adanya batin dari Ghaibnya sifat Ahadiyah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Misalnya anda membaca titik menurut
persekutuan, seperti huruf Taa’ dengan dua tik, lalu Anda menambah satu titik
lagi menjadi huruf Tsaa’, maka yang Anda baca tidak lain kecuali Titik itu
sendiri. Sebab Taa’ bertitik dua, dan Tsaa’ bertitik tiga tidak terbaca,karena
bentuknya satu, yang tidak terbaca kecuali titiknya belaka. &lt;/span&gt;Seandainya
Anda membaca di dalam diri titik itu niscaya bentuk masing-masing berbeda
dengan lainnya. Karena itu dengan titik itulah masing-masing dibedakan,
sehingga setiap huruf sebenarnya tidak terbaca kecuali titiknya saja. Hal yang
sama dalam perspektif makhluk, bahwa makhluk itu tidak dikenal kecuali Allah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;
Bahwa Anda mengenal-Nya dari makhluk sesungguhnya Anda mengenal-Nya dari Allah
swt. Hanya saja Titik pada sebagian huruf lebih jelas satu sama lainnya,
sehingga sebagian menambah yang lainnya untuk menyempurnakannya, seperti dalam
huruf-huruf yang bertitik, kelengkapannya pada ttik tersebut. &lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Ada sebagian yang tampak pada kenyataannya seperti
huruf Alif dan huruf-huruf tanpa Titik. Karena huruf tersebut juga tersusun
dari titik-titik. Oleh sebab itulah, Alif lebih mulia dibanding Baa’,karena
Titiknya justru menampakkan diri dalam wujudnya, sementara dalam Baa’ itu
sendiri tidak tampak (Titik berdiri sendiri). Titik di dalam huruf Baa’ tidak
akan tampak, kecuali dalam rangka kelengkapannya menurut perspektif penyatuan.
Karena Titik suatu huruf Merupakan kesempurnaan huruf itu sendiri dan dengan
sendirinya menyatu dengan huruf tersebut. Sementara penyatuan itu sendiri
mengindikasikan adanya faktor lain, yaitu faktor yang memisahkan antara huruf
dengan titiknya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Huruf Alif itu sendiri posisinya
menempati posisi tunggal dengan sendirinya dalam setiap huruf. Misalnya Anda
bisa mengatakan bahwa Baa’ itu adalah Alif yang di datarkan Sedang Jiim,
misalnya, adalah Alif dibengkokkan’ dua ujungnya. Daal adalah Alif yang yang
ditekuk tengahnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Sedangkan Alif dalam kedudukan
titik, sebagai penyusun struktur setiap huruf ibarat Masing-masing huruf
tersusun dari Titik. Sementara Titik bagi setiap huruf ibarat Neucleus yang
terhamparan. Huruf itu sendiri seperti tubuh yang terstruktur. Kedudukan Alif
dengan kerangkanya seperti kedudukan Titik. Lalu huruf-huruf itu tersusun dari
Alif sebagimana kita sebutkan, bahwa Baa’ adalah Alif yang terdatarkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Demikian pula Hakikat Muhammadiyyah
merupakan inti dimana seluruh jagad raya ini diciptakan dari Hakikat
Muhammadiyah itu. Sebagaimana hadits riwayat Jabir, yang intinya Allah swt.
menciptakan Ruh Nabi saw dari Dzat-Nya, dan menciptakan seluruh alam dari Ruh
Muhammad saw. Sedangkan Muhammad saw. adalah Sifat Dzahirnya Allah dalam
makhluk melalui Nama-Nya dengan wahana penampakan Ilahiyah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Anda masih ingat ketika Nabi saw.
diisra’kan dengan jasadnya ke Arasy yang merupakan Singgasana Ar-Rahman. Sedangkan
huruf Alif, —walaupun huruf-huruf lain yang tanpa titik sepadan dengannya, dan
Alif merupakan manifestasi Titik yang tampak di dalamnya dengan substansinya —
Alif memiliki nilai tambah dibanding yang lain. Sebab yang tertera setelah
Titik tidak lain kecuali berada satu derajat. Karena dua Titik manakala disusun
dua bentuk alif, maka Alif menjadi sesuatu yang memanjang. Karena dimensi itu
terdiri dari tiga: Panjang, Lebar dan Kedalaman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Sedangkan huruf-huruf lainnya
menyatu di dalam Alif,seperti huruf Jiim. Pada kepala huruf Jiim ada yang
memanjang, lalu pada pangkal juga memanjang, tengahnya juga memanjang. Pada
huruf Kaaf misalnya, ujungnya memanjang, tengahnya juga memanjang namun pada
pangkalnya yang pertama lebar. &lt;/span&gt;Masing-masing ada tiga dimensi. Setiap
huruf selain Alif memiliki dua atau tiga jangkauan yang membentang. Sementara
Alif sendiri lebih mendekati titik. Sedangkan titik , tidak punya bentangan.
Hubungan Alif diantara huruf-huruf yang Tidak bertitik, ibarat hubungan antara
Nabi Muhammad saw, dengan para Nabi dan para pewarisnya yang paripurna.
Karenanya Alif mendahului semua huruf.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;
Diantara huruf-huruf itu ada yang punya Titik di atasnya, ada pula yang punya
Titik dibawahnya,Yang pertama (titik di atas) menempatip osisi &quot;Aku tidak
melihat sesuatu sebelumnya) kecuali melihat Allah di sana”.&lt;br&gt;
Diantara huruf itu ada yang mempunyai Titik di tengah, seperti Titik putih
dalam lobang Huruf Mim dan Wawu serta sejenisnya, maka posisinya pada tahap,
”Aku tidak melihat sesuatu kecuali Allah didalamnya.” Karenanya titik itu
berlobang, sebab dalam lobang itu tampak sesuatu selain titik itu sendiri
Lingkaran kepada kepala Miim menempati tahap, &quot;Aku tidak melihat sesuatu”
sementara Titik putih menemptai &quot;Kecuali aku melihat Allah di dalamnya.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;
Alif menempati posisi &quot;Sesungguhnya orang-orang yang berbaiat kepadamu
sesungguhnya mereka itu berbaiat kepada Alllah.” Kalimat &quot;sesungguhnya”
menempati posisi arti &quot;Tidak”, dengan uraian &quot;Sesungguhnya orang-orang
berbaiat” kepadamu tidaklah berbaiat kepadamu tidaklah berbaiat kepadamu,
kecuali berbaiat kepada Allah.”&lt;br&gt;
Dimaklumi bahwa Nabi Muhammad saw. dibaiat, lalu dia bersyahadat kepada
bersyahadat kepada Allah pada dirinya sendiri, sesungguhnya tidaklah dia itu
berbaiat kecuali berbaiat kepada Allah. Artinya, kamu sebenarnya tidak berbaiat
kepada Muhammad saw. tetapi hakikat-nya berbaiat kepada Allah swt. Itulah arti
sebenarnya dari Khilafah &lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;
Menurut Ibnu Araby dalam Kitab Tafsir Tasawufnya, &quot;Tafsirul Qur’anil Karim”
menegaskan, bahwa dengan (menyebut) Asma Allah, berarti Asma-asma Allah Ta’ala
diproyeksikan yang menunjukkan keistimewaan-nya, yang berada di atas
Sifat-sifat dan Dzat Allah Ta’ala. &lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Sedangkan
wujud Asma itu sendiri menunjukkan arah-Nya, sementara kenyataan Asma itu
menunjukkan Ketunggalan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Allah itu sendiri merupakan Nama
bagi Dzat (Ismu Dzat) Ketuhanan. dari segi Kemutlakan Nama itu sendiri. Bukan
dari konotasi atau pengertian penyifatan bagi Sifat-sifat-Nya, begitu pula
bukan bagi pengertian &quot;Tidak membuat penyifatan”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;&quot;Ar- Rahman” adalah predikat yang melimpah
terhadap wujud dan keparipurnaan secara universal. menurut relevansi hikmah.
dan relevan dengan penerimaan di permulaan pertama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;&quot;Ar-Rahiim” adalah yang melimpah
bagi keparipurnaan maknawi yang ditentukan bagi manusia jika dilihat dari segi
pangkal akhirnya. Karena itu sering. disebutkan, &quot;Wahai Yang Muha Rahman bagi
Dunia dan akhirat, dan Maha Rahim bagi akhirat”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Artinya, adalah proyeksi kemanusiaan
yang sempuma, dan rahmat menyeluruh, baik secara umum maupun khusus, yang
merupakan manifestasi dari Dzat Ilahi. Dalam konteks, inilah Nabi Muhammad saw.
Bersabda, &quot;Aku diberi anugerah globalitas Kalam, dan aku diutus untuk
menyempurnakan akhlak (menuju) paripurna akhlak”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Karena. kalimat-kalimat merupakan
hakikat-hakilkat wujud dan kenyataannya. Sebagaimana Isa as, disebut sebagai
Kalimah dari Allah, sedangkan keparipurnaan akhlak adalah predikat dan
keistimewaannya. Predikat itulah yang menjadi sumber perbuatan-perbuatan yang
terkristal dalam jagad kemanusiaan. Memahaminya sangat halus. Di sanalah para
Nabi – alaihimus salam – meletakkan huruf-huruf hijaiyah dengan menggunakan
tirai struktur wujud. Kenyataan ini bisa djtemukan dalam periode! Isa as,
periode Amirul Mukminin Sayyidina Ali Karromallahu Wajhah, dan sebagian masa
sahabat, yang secara keseluruhan menunjukkan kenyataan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Disebutkan, bahwa Wujud ini muncul
dari huruf Baa’ dari Basmalah. Karena Baa’ tersebut mengiringi huruf Alif yang
tersembunyi, yang sesungguhnya adalah Dzat Allah. Disini ada indikasi terhadap
akal pertama, yang merupakan makhluk awal dari Ciptaan Allah, yang disebutkan
melalui firman-Nya, &quot;Aku tidak menciptakan makhluk yang lebih Kucintai dan
lebih Kumuliakan ketimbang dirimu, dan denganmu Aku memberi. denganmu Aku
mengambil, denganmu Aku memberi pahala dan denganmu Aku menyiksa”. &lt;/span&gt;(Al-hadits).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;Huruf-huruf yang terucapkan dalam Basmalah ada 18 huruf. Sedangkan yang tertera
dalam tulisan berjumlah 19 huruf. &lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Apabila
kalimat-kalimat menjadi terpisah. maka jumlah huruf yang terpisah menjadi 22.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Delapan belas huruf mengisyaratkan
adanya alam-alam yang dikonotasikannya dengan jumlahnya. 18 ribu alam. Karena
huruf Alif merupakan hitungan sempurna yang memuat seluruh struktur jumlah.
Alif merupakan induk dari seluruh strata yang tidak lagi ada hitungan setelah
Alif. Karena itu dimengerti sebagai induk dari segala induk alam yang disebut
sebagai Alam Jabarut, Alam Malakut, Arasy, Kursi, Tujuh Langit., dan empat
anasir, serta tiga kelahiran yang masing masing terpisah dalam bagian-bagian
tersendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Sedangkan makna sembilan belas, menunjukkan
penyertaan Alam Kemanusiaan. Walau pun masuk kategori alam hewani, namun alam
insani itu menurut konotasi kemuliaan dan universalitasnya atas seluruh alam
dalam bingkai wujud, toh ada alam lain yang memiliki ragam jenis yang prinsip.
Ia mempunyai bukti seperti posisi Jibril diantara para Malaikat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Tiga Alif yang tersembunyi yang merupakan pelengkap terhadap dua puluh dua
huruf ketika dipisah-pisah, merupakan perunjuk pada Alam Ilahi Yang Haq,
menurut pengertian Dzat. Sifat dan Af ‘aal. Yaitu tiga Alam ketika
dipisah-pisah, dan Satu Alam ketika dinilai dari hakikatnya.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Sementara tiga huruf yang tertulis
menunjukkan adanya manifestasi alam-alam tersebut pada tempat penampilannya
yang bersifat agung dan manusiawi.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Dan dalam rangka menutupi Alam
Ilahi, ketika Rasulullah saw, ditanya soal Alif yang melekat pada Baa’, &quot;dari
mana hilangnya Alif itu?” Maka Rasulullah saw, menjawab, &quot;Dicuri oleh Syetan”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Diharuskannya memanjangkan huruf
Baa’nya Bismillah pada penulisan, sebagai ganti dari Alifnya, menunjukkan
penyembunyian Ketuhanannya predikat Ketuhanan dalam gambaran Rahmat yang
tersebar. Sedangkan penampakannya dalam potret manusia, tak akan bisa dikenal
kecuali oleh ahlinya. Karenanya, dalam hadist disebutkan, &quot;Manusia diciptakan
menurut gambaran Nya”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Dzat sendiri tersembunyikan oleh
Sifat, dan Sifat tersembunyikan oleh Af’aal. Af’aal tersembunyikan oleh
jagad-jagad dan makhluk.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot; lang=&quot;FI&quot;&gt;Oleh sebab itu, siapa pun yang
meraih Tajallinya Af’aal Allah dengan sirnanya tirai jagad raya, maka ia akan
tawakkal. Sedangkan siapa yang meraih Tajallinya Sifat dengan sirnanya tirai
Af’aal, ia akan Ridha dan Pasrah. Dan siapa yang meraih Tajallinya Dzat dengan
terbukanya tirai Sifat, ia akan fana dalam kesatuan. Maka ia pun akan meraih
Penyatuan Mutlak. Ia berbuat, tapi tidak berbuat. &lt;/span&gt;Ia membaca tapi tidak
membaca &quot;Bismillahirrahmaanirrahiim”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Arial; font-size: 12pt;&quot;&gt;Tauhidnya af’aal mendahului tauhidnya Sifat, dan ia berada di atas Tauhidnya
Dzat. Dalam trilogi inilah Nabi saw, bermunajat dalam sujudnya, &quot;Tuhan, Aku
berlindung dengan ampunanmu dari siksaMu, Aku berlindung dengan RidhaMu dari
amarah dendamMu, Aku berlindung denganMu dari diri Mu”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt; font-family: Arial;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt; font-family: Arial;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt; font-family: Arial;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt; font-family: Arial;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size:12.0pt;font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;mso-ansi-language:EN-US;mso-fareast-language:
EN-US;mso-bidi-language:AR-SA&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=&quot;font-size:12.0pt;font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;mso-ansi-language:EN-US;mso-fareast-language:
EN-US;mso-bidi-language:AR-SA&quot;&gt;
&lt;br style=&quot;mso-special-character:line-break&quot;&gt;
&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;
 &lt;w:LatentStyles DefLockedState=&quot;false&quot; LatentStyleCount=&quot;156&quot;&gt;
 &lt;/w:LatentStyles&gt;
&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;
&lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-parent:&quot;&quot;;
 mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
 mso-para-margin:0in;
 mso-para-margin-bottom:.0001pt;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:10.0pt;
 font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
 mso-ansi-language:#0400;
 mso-fareast-language:#0400;
 mso-bidi-language:#0400;}
&lt;/style&gt;
&lt;![endif]--&gt;&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://raunsabalik.ucoz.com/news/hakikat_bismillah/2013-09-04-81</link>
			<category>Tasawuf dan Sufisme</category>
			<dc:creator>dash</dc:creator>
			<guid>https://raunsabalik.ucoz.com/news/hakikat_bismillah/2013-09-04-81</guid>
			<pubDate>Wed, 04 Sep 2013 06:37:19 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>WARIS DALAM ADAT MINANGKABAU</title>
			<description>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Warisan atau di minangkabau disebut &quot;warih&quot;berasal dari bahasa arab yang berarti menerima harta peninggalan dari seseorang.Waris di minangkabau adalah s&lt;i&gt;oko turun manurun,pusako jawek bajawek.&lt;/i&gt;Menurut pengertiannya &lt;i&gt;&lt;b&gt;:&lt;br&gt;soko&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; adalah gelar adat yang diterima turun temurun&lt;br&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;pusako&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; adalah harta peninggalan yang diwariskan menurut adat secara keturunan dari ibu,selama masih ada.Warih dalam adat bisa berupa sawah ladang,tanah,pandam pakuburan,rumah tanggo,benda buatan juga gelar pusako,dan lainnya.tetap berputar dalam adat secara silih berganti,sedang pusako bisa berpindah disebabkan karena punah,tergadai atau terhibahkan.perpindahan harta pusaka dari waris tali darah kepada yang lain diatur oleh adat secara hukum adat tentang waris harta pusaka.&lt;b&gt;&lt;br&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;Menurut adat minangkabau yang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://raunsabalik.ucoz.com/news/warisan_dalam_adat_minangkabau/...</description>
			<content:encoded>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Warisan atau di minangkabau disebut &quot;warih&quot;berasal dari bahasa arab yang berarti menerima harta peninggalan dari seseorang.Waris di minangkabau adalah s&lt;i&gt;oko turun manurun,pusako jawek bajawek.&lt;/i&gt;Menurut pengertiannya &lt;i&gt;&lt;b&gt;:&lt;br&gt;soko&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; adalah gelar adat yang diterima turun temurun&lt;br&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;pusako&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; adalah harta peninggalan yang diwariskan menurut adat secara keturunan dari ibu,selama masih ada.Warih dalam adat bisa berupa sawah ladang,tanah,pandam pakuburan,rumah tanggo,benda buatan juga gelar pusako,dan lainnya.tetap berputar dalam adat secara silih berganti,sedang pusako bisa berpindah disebabkan karena punah,tergadai atau terhibahkan.perpindahan harta pusaka dari waris tali darah kepada yang lain diatur oleh adat secara hukum adat tentang waris harta pusaka.&lt;b&gt;&lt;br&gt;&lt;/b&gt;&lt;br&gt;Menurut adat minangkabau yang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;http://raunsabalik.ucoz.com/news/warisan_dalam_adat_minangkabau/2013-08-22-80&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;img title=&quot;Waris adat minangkabau&quot; alt=&quot;waris dala adat minangkabau&quot; src=&quot;http://raunsabalik.ucoz.com/gala.jpg&quot; align=&quot;left&quot; height=&quot;142&quot; width=&quot;211&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;menganut sistim matrilineal atau garis keturunan dari pihak ibu/perempuan terdapat dua macam waris.&lt;br&gt;1. Warih batali darah&lt;br&gt;2. Warih batali sabab.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;b&gt;1.Warih batali darah:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;adalah warih yang berasal dari keturunan ibu,dan terbagi atas dua macam&lt;br&gt;a. Warih nan saluruh&lt;br&gt;b. Warih nan kabulieh&lt;br&gt;Keduanya ini juga disebut dengan &lt;i&gt;warih karano pangkek&lt;/i&gt;.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align=&quot;left&quot;&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;a.Warih nan saluruh&lt;/i&gt;:&lt;br&gt;Seluruhanggotakemenakan,adik,kakak,cucu,pawiek,ciciek,ibu,mamak laki laki,dan perempuan dari satu lingkungan cupak adat,atau payuang yang satu dari soko,Dalam adat hal ini disebut bertali darah dari tali ibu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Jauah nan bulieh ditunjukkan&lt;br&gt;Ampiang nan bulieh dikakokkan&lt;br&gt;Saluruah ka ateh,saluruah ka bawah&lt;br&gt;Ampek ka ateh,ampek ka bawah&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kato pusako manuruik adat&lt;br&gt;Batuang tumbuah di buku&lt;br&gt;Karambia tumbuah di mato&lt;br&gt;Tuneh tumbuah di tunggua&lt;br&gt;&lt;br&gt;Batunggua bapanabangan&lt;br&gt;Basasok bajarami&lt;br&gt;Bapandam bapakuburan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;Semua pusako diterima secara turun temurun oleh anggota kaum baik pihak laki laki maupun perempuan tanpa terkecuali,dan tidak dapat diperjual belikan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bungka tak sakapiang&lt;br&gt;Miang tak babagi&lt;br&gt;Sakutu indak babalah&lt;br&gt;Hak bapunyo,ganggam bauntuak&lt;br&gt;&lt;br&gt;b.Warih nan kabulieh:&lt;br&gt;Pada mulanya warih nan kabulieh ini berasal dari warih nan saluruh juga.&lt;i&gt;Dek karano alam bakalebaran,anak buah bakambangan,&lt;/i&gt;maka apabila ada salah seorang atau beberapa orang berniat pindah ketempat lain untuk mencari penghidupan,dan meluaskan keturunan,dengan persetujuan bersama dari anggota kaum yang ditinggalkan.Apabila ditempat yang dituju anggota yang pindah ini &lt;i&gt;manaruko sawah jo ladang,mambuek rumah dengan tanggo,mambuek labuah jo tapian,mancari pandam pakuburan,&lt;/i&gt;sehingga menjadi suatu kesatuan kaum yang jumlahnya besar pula.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Untuk memimpin kaum anggota kaum yang berpindah ini dengan kata mufakat di dirikan pula &lt;i&gt;gelar pusako (soko),&lt;/i&gt;yang gelarnya sama dengan gelar soko yang ditinggalkan di kampung halaman (tempat pertama),maka kaum inilah yang disebut &lt;i&gt;warih nan kabilieh dari kaum asalnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;Secara timbal balik dapat menggantikan &lt;i&gt;soko&lt;/i&gt; yang bersangkutan begitupun dengan &lt;i&gt;pusako&lt;/i&gt; bila diperlukan.Umpama kaum pertama demi menghindari kepunahan maka boleh menjemput kaum ditempat yang kedua untuk menyambung keturunan,soko maupun pusako.Begitupun juga sebaliknya,dan dalam adat disebutkan&lt;br&gt;J&lt;i&gt;anuah cinto mancinto,&lt;br&gt;kok dakek jalang manjalang&lt;br&gt;supayo tali nan jan putuih&lt;br&gt;Jajak nan jan lipuah&lt;br&gt;Jauah bulieh ditunjuakkan&lt;br&gt;Dakek bulieh dikakokkan&lt;br&gt;Satitiak bapantang hilang&lt;br&gt;Sabarih bapantang lupo&lt;br&gt;Nan tak ragu karano banyak&lt;br&gt;Nan tak lupo karano lamo&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;Mengenai harta pusaka )pusako),tidak dibenarkan untuk dipindahkan andai telah punah salah satu kaum yang bersangkutan,&lt;i&gt;kabau mati kubangan tingga,ruso malompek baluka tingga&lt;/i&gt;,hanya boleh diurus langsung oleh pihak yang tinggal dengan melanjutkan keturunan dengan jalan membawa gantinya yang baru dari dua kaum yang bersangkutan.&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;b&gt;2. Wari batali sabab:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;Adalah karena suatu sebab yang mengakibatkan menjadi waris suatu kaum.Dalam adat dinyatakan bahwa &lt;i&gt;soko tak dapek di sokoi,pusako dapek di pusakoi&lt;/i&gt;.artinya gelar adat tak dapat di warisi namun harta pusaka dapat diwarisi dengan ketentuan &lt;i&gt;tagantuang manuruik alua jo patuik,&lt;/i&gt;dengan arti kata melalui kata mufakat bersama.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Warih batali sabab dibagi atas tiga macam&lt;br&gt;a.Warih sabab batali adat&lt;br&gt;b.Warih sabab batali buek&lt;br&gt;c.Warih sabab batali budi&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;Warih sabab batali adat&lt;/i&gt;:&lt;br&gt;Suatu kaum dapat menjadi waris harta pusaka suatu kaum karena bertali adat,walau berlainan &lt;i&gt;gelar pusako,&lt;/i&gt;namun berada dalam lingkungan suatu adat atau dalam suatu kampung atau nagari.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Umpama dalam suatu nagari ada dua atau tiga penghulu adat dan memiliki soko (gelar pusaka)adat yang berlainan namun pada dasrnya karena diikat oleh suatu kesatuan dan kekerabatan disebabkan hukum,adat,rasa dan malu,serta setiap pekerjaan dlaksanakan bersama-sama,&lt;i&gt;barek samo dipikua,ringan samo dijinjiang.&lt;br&gt;&lt;/i&gt;Sabarek saringan&lt;br&gt;sahino samalu&lt;br&gt;sakorong sakampuang&lt;br&gt;salabuah satapian&lt;br&gt;sa adat salimbago&lt;br&gt;Umpama ada salah satu kaum adat yang mengalami kepunahan maka harta pusaka dapat diwarisi oleh penghulu (soko) adat lain sesuai dengan tali adat mulanya,mana yang lebih dekat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Nan bajari&lt;br&gt;Nan batampok&lt;br&gt;Nan baeto&lt;br&gt;Nan badapo&lt;br&gt;&lt;br&gt;dan inil harus menurut alur dengan patut sesuai dengan hukum adat.Namun tentang gelar adat (soko)tidak dapat diwarisi.&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Warih sabab batali buek:&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Kesepakatan yang dibuat bersama dalam suatu suku dengan kata mufakat untuk menjadikan seseorang memiliki dan mewarisi harta pusaka dari seorang penghulu suatu kaum,walaupun bukan keluarga atau kemenakan ataupun sepesukuan.hal ini dapat terjadi karena besarnya jasa orang tersebut sehingga penghulu suatu kaum mengangkat orang itu menjadi kemenakan sepanjang adat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;Manitiak baru di tampuang &lt;br&gt;maleleh baru dipaliek&lt;br&gt;Tagantuang ateh kato mufakat&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;Apabila penghulu yang mengangkat orang tersebut telah habis keturunannya,maka orang itu dapat menerima waris harta pusaka setelah mufakat dari penghulu-penghulu lainnya dalam kaum tersebut &lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Warih sabab batali budi:&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;Seseorang yang pada mulanya tidak ada sangkut paut,baik jasa maupun kekeluargaan datang kepada seorang penghulu,dan dengan kata sepakat orang yang datang tersebut diangkat menjadi kemenakan.setelah penghulu kaum itu meninggal maka orang tersebut dapat menerima harta pusaka.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketiga macam &lt;i&gt;warih batali sabab &lt;/i&gt;diatas hanya dapat mewarisi harta pusaka tinggi dan ini terjadi bila kaum suatu penghulu telah punah,namun semuanya dilaksanakan harus dengan rundingan dan kata mufakat dan biasaya terjadi pada yang telah punah.&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 8pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 8pt;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 8pt;&quot;&gt;referensi : 1. H.Idrus hakimy Dt.Rj.Penghulu&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align=&quot;left&quot;&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 8pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 8pt;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 8pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 8pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 8pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 8pt;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; (Pegangan Penghulu,Bundo kanduang dan pidato Alua&amp;nbsp; pasambahan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;)&lt;br&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;span style=&quot;font-size: 8pt;&quot;&gt;2. Materi terkait di internet&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br startcont=&quot;this&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 12pt;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://raunsabalik.ucoz.com/news/warisan_dalam_adat_minangkabau/2013-08-22-80</link>
			<category>Minangkabau</category>
			<dc:creator>dash</dc:creator>
			<guid>https://raunsabalik.ucoz.com/news/warisan_dalam_adat_minangkabau/2013-08-22-80</guid>
			<pubDate>Thu, 22 Aug 2013 14:55:32 GMT</pubDate>
		</item>
	</channel>
</rss>