Selasa, 22 Agust 2017, 8:45:32
Main » 2013 » Februari » 20 » PORT PADA IC ATMEGA 8535/16/32
4:12:19
PORT PADA IC ATMEGA 8535/16/32

ATmega 8535/16/32 adalah produk atmel seri AVR yang merupakan system programmable, artinya dapat kita program secara berulang-ulang. Yang membedakan antara ketiga seri ATmega diatas adalah hanya sebatas memory flash yaitu seri ATmega8535 kapasitas memory flash 8 Kb, ATmega 16 kapasitas memory flashnya 16 Kb, dan ATmega32 kapasitas memory flashnya sebesar 32 Kb.

Untuk selanjutnya berikut akan dibahas mengenai penjelasan kaki-kaki port pada ATmega 8535, ATmega 16, ATmega 32. IC Atmega

Seperti gambar diatas ATmega8535/16/32 terdapat dari 4 Port yaitu PORTA, PORTB, PORTC, PORTD  dan terdiri dari 32 pin I/O (input/output) yang mana masing-masing port mempunyai 8 pin (0-7), dari 32 pin ini kita bisa menjadikannya sebagai masukan (input) atau keluaran (output) dengan mengeset DDR (Data Direction Register).

Contoh:

  • DDRC=255;  // Artinya PORTC dikonfigurasi sebagai output, yaitu (PC.0 sampai PC.7)
  • DDRD=0x00 // Artinya PORTD dikonfigurasi sebagai input, yaitu (PD.0 sampai PD.7)


VOH ( output high voltage) ialah tegangan pada pin I/O mikrokontroler ketika ia mengeluarkan logia "1” dengan besar sekitar 4.2V dan arus sebesar 20mA(IOH . Setiap pin I/O mikrokontroler AVR memiliki internal pull up.  Mialnya Port B dikonfiguasi sebagai input dan internal pull-upnya diaktifkan maka DDRB==00H dan PORTB=00H

Contoh ;

  • DDRB=0; // Port B dikonfigurasi sebagai input
  • PORTB=0; //internal pull-up aktif


Untuk mendeteksi input pada salah satu port, dapat digunakan fungsi PINx, sedangkan mendeteksi per pin pada suatu port dapat digunakan fungsi Pinx.bit

Contoh:

  • PORTB=PINC;         //Semua data di Port C dikirim ke Port B
  • PORTB.0=PINC.0 ;  //Data di Port C.0 dikirim ke Port B.0


Selain itu setiap port pada mikrokontroller ATmega8535/16/32 selain menjadi pin I/O (input/output), juga mempunyai fungsi khusus masing-masing yaitu: 

  • PORTA berfungsi khusus sebagai masukan ADC (analog digital converter) sebanyak 8 channel (10bit)
  • PORTB berfungsi khusus sebagai Timer/Counter, Komparator Analog & SPI
  • PORTC berfungsi khusus sebagai Komparator Analog dan Timer Oscillator
  • PORTD berfungsi khusus sebagai Komparator Analog, Interrupt External serta Komunikasi serial. Biasanya juga dipakai sebagai PWM untuk driver motor (OC1A & OC1B)


Selain itu beberapa lagi kaki -kaki diantaranya antara lain:

  • VCC merupakan pin sumber tegangan sebesar 5 Volt DC
  • GND merupakan pin ground
  • RESET merupakan pin untuk mereset mikrokontroller
  • XTAL1 dan XTAL2 merupakan pin masukan clock eksternal (Crystal oscillator
  • AVCC merupakan pin masukan untuk tegangan
  • AREF merupakan pin masukan tegangan referensi untuk ADC


Mungkin sekedar pemahaman dan pengenalan tentang pin dan fungsi pada IC Atmega telah cukup,selanjutnya akan dibahas fungsi dari ke 40 pin pada IC Atmega ,tapi nanti akan di bahas pada postingan selanjutnya.

Tetap update pengetahuan anda dengan informasi terbaru...tunggu posting berikutnya...Tetap semangat.


Category: Mikrokontroller | Views: 3217 | Added by: dash | Rating: 2.0/1
Total comments: 0
Nama *:
Email:
Code *: